KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Angka Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih terbilang tinggi, oleh karena itu saat ini penanganan Stunting menjadi target utama pemerintah khususnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat,Provinsi Jambi.
Sebagai langkah serius dari pemerintah, Ketua PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat mengikuti Video Zoom meeting dengan kementrian Kesehatan Republik Indonesia Direktur Jendral kesehatan masyarakat di aula atas kantor Bupati. Dalam rangka Ultah posiandu ke 37,Kamis (29/4/21).
Adapun yang di bahas dalam kesempatan itu, terkait posyandu modren, posyandu di masa pandemi covid-19, posyandu yang bisa berkolaborasi kreatif dan dekat dengan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini memoderasi posyandu dan louching logo posyandu dengan tujuan untuk meningkatkan pembinaan serta dukungan lintas sektor brend atau citra baru masa kini sehingga bisa memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan layanan di posiandu secara optimal.
Ketua PKK Tanjab Barat Hj.Fadhilah Anwar Sadat mengungkap PKK harus menjadi ujung tombak dalam kegiatan posyandu.
“PKK selaku pembina posyandu selaku ujung tombak pencegahan stunting,diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam posyandu,” ujar Ketua PKK.(*).










