KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Bupati Tanjung Jabung Barat KH.Anwar Sadat bersama Wabup Hairan dan Forkopinda mengikuti jalannya rapat koordinasi (Rakor) bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara virtual, Selasa (18/05/2021).
Dikatakan bupati, pada rakor yang diikuti seluruh gubernur dan bupati/walikota seluruh Indonesia tersebut, presiden menitikberatkan seluruh kepala daerah mengantisipasi terjadinya lonjakan Covid-19 di daerahnya masing-masing.
‘’Jadi pascal Lebaran Idul Fitri 1442 H, Bapak Presiden tidak ingin terjadi lonjakan angka Covid-19. Untuk itu secara bersama-sama kepala daerah akan berupaya menekan angka lonjakan Covid-19 tersebut,’’ujar Bupati dibenarkan Wabup.
Presiden lanjut bupati, minta kepala daerah mewaspadai potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran, karena meski mudik dilarang faktanya ada 1,5 juta warga yang tetap nekat mudik.
‘’Hati-hati pasca lebaran. Betul-betul kita harus waspada karena berpotensi ada peningkatan kasus baru Covid. Meskipun kita mengeluarkan kebijakan larangan mudik, saya dapat data masih ada 1,5 juta orang yang mudik pada 6-17 Mei.’’kata Jokowi.
Jokowi menegaskan semua rumah sakit harus disiapkan di semua daerah baik kabupaten/kota maupun ditingkat provinsi. Upaya testing, tracing dan treatmen juga harus terus digenjot.
‘’Kasus aktifnya Covid-19 akhir-akhir ini sudah ada penurunan, kita berharap tidak ada peningkatan. Tingkatkan testing dan tracing, kalau ketemu langsung ditreatmen. Ini harus benar-benar dilakukan, sebagai upaya kita untuk mengendalikan,’’ucap Jokowi.
Kemudian lanjut Jokowi, ada sekitar 15 Provinsi yang di khawatirkan akan terus mengalami peningkatan dengan sebaran di pulau sumatera yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Pekanbaru, Jambi dan Lampung. Kemudian sisanya di Pulau Jawa dan Maluku. Selain itu mobilitas masyarakat di tempat-tempat wisata juga mengalami peningkatan.
“Dua minggu ke depan, semua gubernur, bupati dan walikota harap berhati-hati. Zona wisata agar di tutup,” tegasnya. (dul).










