Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita Berita Daerah

Situ Bagendit, Riwayatmu Kini

2 Juni 2022
in Berita Daerah
0
Situ Bagendit, Riwayatmu Kini
95
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, RADARDESA.CO – Selain terkenal dengan sebutan Kota Intan, Garut juga dikenal sebagai Swiss van Java, Garut Mooi (Garut yang indah), Kota Dodol, Garut Pangirutan, dan lain-lain. Daerah tujuan penting wisata di Jawa Barat itu juga punya kawasan wisata air yang disebut Situ Bagendit.

Julukan Kota Intan sendiri disematkan oleh Presiden Soekarno (yang akrab dipanggil Bung Karno) yang berkunjung ke Garut pada 1960-an. Intan merupakan kepanjangan dari indah, tertib, aman, dan nyaman. Dapat juga diartikan bahwa Garut pada waktu itu bagaikan intan yang memancarkan cahaya gemerlapan. Julukan tersebut sampai saat ini masih terkenal ke mana-mana.

Sebagai salah satu tujuan wisata di Jawa Barat, Garut sangat dikenal. Di masa kini, Garut juga punya satu lagi andalan, bahkan bisa dibilang ikon wisata Garut, yakni Situ Bagendit. Itulah situ yang telah selesai ditata ulang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Revitalisasi Situ Bagendit itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Garut pada 26 april 2019 silam.

BacaLainnya

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2022) menjelaskan ketersediaan infrastruktur yang memadai akan mempercepat pengembangan destinasi wisata.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,” kata Menteri Basuki.

Penataan Situ Bagendit dimulai pada November 2020 dan selesai pada 2022. Anggaran penataan kawasan bersumber dari APBN Kementerian PUPR sebesar Rp87,73 miliar yang dilaksanakan secara Multi Years Contract (MYC) 2020-2021 dengan Kontraktor Pelaksana PT Adhi Karya.

Penataan Situ Bagendit dilakukan di atas lahan seluas 2,8 hektare yang terbagi dalam enam zona. Zona 1 untuk wisata publik, Zona 2 area kuliner, Zona 3 area green school, Zona 4 area komersil, Zona 5 area water sport dan Zona 6 area masjid serta konservasi. Ruang lingkup pekerjaan di antaranya meliputi pembangunan jogging track sepanjang 6 km, taman teratai, taman bermain, pusat kuliner, restoran, masjid terapung, dan jembatan swafoto.

Kepala BPPW Jawa Barat Oscar Siagian mengatakan revitalisasi Situ Bagendit merupakan kolaborasi antara Kementerian PUPR, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Garut.

“Dalam penataan kawasan itu, Kementerian PUPR juga melibatkan Ditjen Sumber Daya Air melalui Balai Besar WIlayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung,” ucap Oscar.

Oscar menambahkan BPPW Jawa Barat melakukan pembangunan di atas permukaan, yaitu penataan kawasan. Sedangkan, BBWS Cimanuk Cisanggarung melaksanakan pembangunan di badan air dan di batas sempadan guna menjaga keberlanjutan fungsi situ terhadap pelayanan SDA. Sementara Pemkab Garut sendiri berperan dalam menertibkan keramba apung yang menjamur di Situ Bagendit.

Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Ismail Widadi mengataan Situ Bagendit sebagai kawasan lindung yang dimanfaatkan pula sebagai kawasan wisata fungsinya harus berjalan beriringan antara fungsi untuk memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan dan fungsi ekonomi.

“BBWS Cimanuk Cisanggarung melakukan perlindungan dan pelestarian sebagai bentuk kegiatan konservasi melalui pengelolaan sarana dan prasarana di badan air di batas sempadan guna menjaga keberlanjutan fungsi situ terhadap pelayanan SDA,” ungkap Ismail.

Penataan Kawasan Situ Bagendit diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan kembali menggiatkan pariwisata di Kabupaten Garut.

Kawasan Situ Bagendit sudah dibuka untuk masyarakat umum pada libur Lebaran 2022 lalu dan mendapatkan antusiasme yang besar dari masyarakat. Berdasarkan data Pemkab Garut, pada hari kedua libur Lebaran pengunjung Situ Bagendit mencapai 10 ribu wisatawan. Harga tiket dipatok Rp10 ribu untuk dewasa dan Rp5 ribu untuk anak-anak.

Legenda Si Kikir

Menurut warga Garut, Situ Bagendit terdiri dari dua kata, yaitu “Situ” yang berarti danau dan “Bagendit” yang berasal dari nama Nyai Endit.

Legenda itu, menceritakan sosok wanita yang memiliki kekayaan yang melimpah, tetapi sangat kikir dan tidak mau menolong sesama.

Konon, legenda itu menceritakan asal-usul Situ Bagendit, yakni destinasi wisata berupa danau di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, yang banyak dikunjungi hingga kini.

Alkisah, di sebelah utara Kota Garut terdapat desa yang amat subur. Di tempat itulah hidup seorang janda kaya raya bernama Nyai Endit yang ditakuti oleh warga.

Warga sangat takut, karena dengan kekayaannya itu Nyai Endit bisa berbuat sesuai kehendak hatinya.

Di sisi lain, para penduduk juga bergantung dengan Nyai Endit untuk mendapat pinjaman uang, meski di setiap pinjaman akan dikenakan bunga yang tinggi.

Nyai Endit memiliki pengawal atau tukang pukul yang ditugaskan untuk menagih utang-utang yang dipinjam warga.

Apabila terlambat membayar atau tidak mampu melunasi utang berikut bunganya, Nyai Endit akan menyuruh tukang pukulnya untuk memberi hukuman.

Salah satu sumber kekayaan Nyai Endit adalah tanah garapan yang luas dengan hasil melimpah apabila waktu panen tiba.

Pendek cerita, suatu saat musim paceklik tiba. Saat itu datanglah seorang pengemis. Dia menegur kelakuan Nyai Endit.

Lalu dia menantang untuk mencabut ranting. Nyai Endit gagal mencabut ranting tersebut, namun si pengemis dengan mudah mencabutnya.

Dari lubang di tanah bekas ranting itulah keluar air yang sangat deras. Saat itu pula sang pengemis menghilang.

Di saat yang sama, hujan turun dengan sangat deras diselingi guncangan gempa bumi yang seakan-akan menelan desa itu.

Dengan sekejap, desa yang didiami oleh Nyai Endit terendam banjir dan berubah menjadi danau, yang kemudian dikenal dengan nama Situ Bagendit.

Konon di danau itu hidup lintah raksasa yang diyakini sebagai jelmaan Nyai Endit.(*)

Related Posts

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat
Berita Daerah

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat

21 Oktober 2026
8
ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan
Berita Daerah

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

12 Oktober 2026
41
Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat
Berita Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat

10 Oktober 2026
10
Hamdani Dorong Pelestarian Batik Khas Tanjabbar
Berita Daerah

Hamdani Dorong Pelestarian Batik Khas Tanjabbar

2 Oktober 2026
8
DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Ketiga Tahun 2026
Berita Daerah

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Ketiga Tahun 2026

22 September 2026
13
DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna KeduaTentang APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2027
Berita Daerah

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna KeduaTentang APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2027

21 September 2026
7
Next Post
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Impor Besi atau Baja

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Impor Besi atau Baja

Jadi Narasumber Ilmu Politik Unja, Ini Kata Suprayogi 

Jadi Narasumber Ilmu Politik Unja, Ini Kata Suprayogi 

Sekda Tanjabbar Puji Peran Ketua TP-PKK Dalam Upaya Penurunan Angka Stunting 

Sekda Tanjabbar Puji Peran Ketua TP-PKK Dalam Upaya Penurunan Angka Stunting 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14473 shares
    Share 5789 Tweet 3618
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11987 shares
    Share 4795 Tweet 2997
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    9055 shares
    Share 3622 Tweet 2264
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8959 shares
    Share 3584 Tweet 2240
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7881 shares
    Share 3152 Tweet 1970
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD