RADARDESA.CO, JATINANGOR – Komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional kembali ditegaskan Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Anwar Sadat. Ia turun langsung memantau jalannya hari kedua uji kompetensi bagi calon Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Gedung Assessment Center, Jatinangor, Jawa Barat, Selasa (28/04/2026).
Pada tahapan yang dinilai paling krusial ini, sebanyak 24 peserta mengikuti simulasi kompetensi serta wawancara mendalam berbasis Competency Based Interview (CBI). Metode tersebut dirancang untuk mengukur secara objektif rekam jejak, integritas, hingga kapasitas kepemimpinan para kandidat melalui pendekatan ilmiah dan terstruktur.
Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan asesmen yang melibatkan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia sebagai pihak independen menjadi jaminan utama transparansi proses seleksi. Ia memastikan tidak ada ruang bagi intervensi dalam menentukan pejabat strategis di lingkungan pemerintah daerah.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan sistem merit berjalan sebagaimana mestinya. Seluruh penilaian kami serahkan sepenuhnya kepada tim asesor profesional dari LAN RI. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius mencari figur terbaik untuk mendorong percepatan visi BERKAH MADANI,” tegasnya.
Menurutnya, penggunaan metode simulasi dan wawancara berbasis perilaku oleh pihak ketiga memberikan gambaran utuh terhadap kompetensi peserta. Hal ini sekaligus menjawab keraguan publik terkait objektivitas dalam pengisian jabatan strategis di lingkup Pemkab Tanjung Jabung Barat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati turut didampingi Wakil Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat, Muh. Sjafril Simamora, serta Kepala BKPSDM Tanjung Jabung Barat, Saldi.
Pemantauan langsung ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan setiap tahapan seleksi berjalan transparan, profesional, dan benar-benar menghasilkan pemimpin birokrasi yang kompeten serta berintegritas tinggi. (Dul/*)







