KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) tahun 2026 di Aula KONI Tanjabbar Kuala Tungkal pada Minggu, (07/06/2026).
Raker ini menjadi forum penyusunan program kerja lima tahun ke depan, periode 2025-2029.
Ketua Umum IPSI Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kadiman, ST, MPd, mengatakan Raker kali ini fokus pada dua arah besar, pelestarian silat sebagai budaya Melayu Jambi dan pembinaan atlet berprestasi.
“Pencak silat bukan hanya olahraga tanding. Di Tanjab Barat, silat adalah warisan budaya yang harus kita jaga. Karena itu, Bidang Seni Budaya kita dorong untuk mendokumentasikan jurus-jurus khas lokal dan menciptakan tari silat khas Tanjab Barat sebagai ikon daerah,” ujar Kadiman usai Raker, Minggu (7/6/2026).
Kadiman menambahkan, IPSI Tanjabbar juga menargetkan peningkatan prestasi atlet. Dalam program kerja 2025-2029, IPSI menargetkan minimal 5 medali emas di Pekan Olahraga Provinsi Jambi dan pengiriman atlet kejuaraan nasional.
“Regenerasi jadi kunci. Program ‘Silat Masuk Sekolah’ akan kita perluas, kerja sama dengan Disdik dan Disparpora, nanti kita punya 500 pelajar aktif latihan silat dan 11 sanggar silat tradisi aktif di setiap kecamatan,” jelasnya.
Raker IPSI Tanjabbar 2026 dihadiri pengurus cabang, pengurus kecamatan, serta perwakilan perguruan silat se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil Raker dituangkan dalam Surat Keputusan yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja hingga 2029.
Dengan Visi Kabupaten “Berkah Madani”, Kadiman berharap IPSI dapat berkontribusi dalam membangun SDM Tanjab Barat yang berkualitas, religius, dan berkarakter.(*)
—








