KUALA TUNGKAL,RADARDESA.CO — Forum Aliansi Jurnalis Lokal dan Nasional se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendesak Polres Tanjab Barat mengusut tuntas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap jurnalis Eka Rizki Rohman di Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Senyerang, Selasa (25/8/2026).
Peristiwa tersebut diduga melibatkan sejumlah oknum perangkat desa saat korban menjalankan tugas jurnalistik. Aliansi yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Pro Jurnalis Siber (PJS), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI),Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Ikatan Wartawan Online (IWO), Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) dan SERWDUK,FJ – TJB mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap wartawan.
“Kekerasan bukan hak jawab. Pengeroyokan bukan hak koreksi. Jika keberatan dengan kerja jurnalistik, tempuh jalur hukum, bukan main hakim sendiri,” tegas Forum Aliansi Jurnalis Lokal dan Nasional Tanjab Barat.
Aliansi mengingatkan, wartawan dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 4 menjamin kemerdekaan pers, sementara Pasal 8 menegaskan wartawan mendapat perlindungan hukum dalam menjalankan profesinya.
Tak hanya itu, Pasal 18 ayat (1) UU Pers mengatur ancaman pidana maksimal 2 tahun penjara atau denda Rp500 juta bagi pihak yang secara melawan hukum dengan sengaja menghambat atau menghalangi kerja pers sebagaimana ketentuan Pasal 4 UU Pers.
Karena itu, Aliansi meminta Polres Tanjab Barat tidak setengah hati menangani kasus tersebut dan mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat.
“Jangan sampai kekerasan terhadap jurnalis dibiarkan berlalu tanpa kepastian hukum. Jika benar terjadi penganiayaan saat korban menjalankan tugas jurnalistik, aparat harus bertindak tegas dan mengungkapnya secara terang-benderang,” tegas aliansi.
Forum Aliansi Jurnalis Lokal dan Nasional Tanjab Barat memastikan akan mengawal proses hukum hingga kasus tersebut mendapat kejelasan.
Kekerasan terhadap wartawan bukan sekadar serangan terhadap individu, tetapi juga ancaman terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi.(Tim)







