PMD Sebut Pencairan Dana Desa Tanjabbar Tahun Ini Hanya 2 Tahap

  • Whatsapp
Foto : Kadis PMD Tanjab Barat H.Noor Setyobudi

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Mulai tahun ini, mekanisme penyaluran dana desa mengalami perubahan sehingga Pemkab Tanjabbar dan pemerintah desa harus menyesuaikan diri.

Kini dana desa disalurkan langsung dari rekening pusat ke rekening desa.

loading…

“Kalau sebelumnya dana desa disalurkan dari pemerintah pusat ke rekening Pemkab Tanjung Jabung Barat baru ke desa-desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Noor Setya Budi,S Sos, Jumat, (7/2).

Lebih jauh Budi menyatakan, jika sebelumnya Kabupaten Tanjab Barat mendapat jatah pencairan dana desa selama tiga kali dengan prosentase 40 persen, 20 persen dan 40 persen. Namun, untuk tahun 2020 ini, dikarenakan dapat reward terbaik dari Kemenkeu, maka pencairan hanya 2 kali yakni 60 tahap pertama dan 40 tahap kedua.

“Jadi kalau sebelumnya desa-desa mengakukan proposal pencairan agar dapat dana desa, tapi kini dana desa hanya sebatas lewat di kas Pemkab Tanjabbar. Tapi Pemkab Tanjabbar tetap memeriksa kelengkapan persyaratan untuk mendapatkan dana desa,” ujarnya.

Disinggung mengenai reward dari Kemenkeu sebagai pemda pelaporan dana desa terbaik Se Indonesia? Budi mengaku rewardnya hanya berupa pencairan yang biasa 3 tahap, namun saat ini jadi 2 tahap.

” Hadiah berupa penambahan pagu gak ada, cuma pencairan dari 3 tahap menjadi 2 tahap yakni 60 persen tahap 1 dan 40 persen tahap II,” ungkap mantan Sekda Tebo ini.

Untuk besaran dana desa Kabupaten Tanjabbar tahun ini, kata Budi, mengalami kenaikan Rp 3 miliar dari Rp.106 miliar menjadi Rp 109 miliar.

“Dengan jumlah desa 114 desa di Kabupaten Tanjabbar sehingga tiap desa mendapatkan Rp.700 hingga Rp.1,4 miliar. Kalau ditambah dengan Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) dari Pemkab Tanjabbar sehingga tiap desa akan mendapatkan lebih dari Rp 2 miliar,”ungkapnya.

Untuk pengawasan dana desa akan lebih melibatkan pihak kecamatan, sebab camat harus memberikan rekomendasi pencairan dana desa.

“Dinas terkait dengan Inspektorat dan kecamatan akan mengawasi penyaluran maupun penggunaan dana desa ini,” katanya.(dul).

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *