Dikatakannya, selama ini di Kabupaten Inhil pengelolaan BUMDesnya, rata-rata masih berkutat pada unit usaha simpan pinjam.
Baca Juga :
Kagum Dengan Omset Ratusan Juta, DPRD Inhil Study Tiru Ke BUMDes Delima
“BUMDes di Inhil Rata-rata Masih Simpan Pinjam,” ungkap politisi Partai Golkar ini.
Selain itu, pihaknya sangat tertarik pada unit usaha pupuk kompos integrasi antara Sawit dengan penggemukan sapi. Sebab, selama bantuan sapi bagi petani hanya pada penggemukan sapi dan hasilnya juga tidak begitu menggairahkan.
” Ini sangat menarik dan kami akan adopsi ini, wilayah kita kan sama, selama ini bantuan sapi ke petani hanya sebatas penggemukan, tidak terpikir hingga pengolahan kompos,” ujarnya.
Razali mengaku, pihaknya yang datang bersama rombongan termasuk Dinas PMD, akan mengadopsi inovasi pengolahan pupuk kompos, sehingga bantuan penggemukan sapi dari Pemkab Inhil bisa lebih maksimal.






