Dijelaslannya, dalam rangka penjagaan dipintu masuk desa Cinta Damai ini, pihaknya menerapkan piket secara bergilir mulai jam 7 pagi hingga jam 7 malam setiap hari.
” Jadi posko penjagaan masuk desa ini kita jaga tiap hari, secara bergiliran, malam ini (Jumat Malam) ada pasaran di desa tetangga, jadi posko kita buka hingga tengah malam,” ungkap Kades Rakimin yang ikut piket di posko penjagaan Jumat Malam (1/5).

Selain memperketat penjagaan pintu masuk, pihak Pemerintah Desa Cinta Damai juga sudah melakulan penyemprotan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum, sekolah dan rumah-rumah warga.
[irp posts=”3317″ name=”Cegah Covid-19, Desa Merlung Perketat Akses Keluar-Masuk Warganya”]
” Untuk selanjutnya kita serahkan ke ketua RT masing-masing untuk melakukan penyemprotan dilingkungan mereka, disinfektan lita sediakan di kantor desa,” tuturnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah menghimbau para warga desa Cinta Damai agar memasang tenpat cuci tangab di depan rumah masing-masing.
” Untuk tempat cuci tangan, alhamdulillah sudah semua dilaksanakan para warga yang memasang di depan rumahnya masing-masing,”jelasnya.
Dalam pembentukan Relawaan Covid-19, Pemerintah Desa Cinta Damai melibatkan beberapa unsur seperti Ketua BPD dan anggota, perangkat desa, kepala dusun, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, bidan desa, pendamping lokal desa, karang taruna, PKK dan beberapa unsur lainnya, sedangkan sebagai mitra adalah Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pendamping desa.
“Itu sesuai pentunjuk surat edaran Menteri Desa PDTT nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggapp Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. Mudah-mudah upaya yang dilakukan dapat mencegah penyebaran Covid di desa dan di tengah masyarakat saat ini,” harapnya. (rie)







