Kumpulkan 114 Desa, Pemkab Hanya Pinta Kades Tambah Data Penerima BLT Dana Desa

  • Whatsapp
FOTO : Sekda Tanjabbar Agus Sanusi saat memberi pemaparan pada acara rapat pencairan BLT Tahap 2 Kabupaten Tanjung Jabung Barat

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dikumpulkan Pemkab Tanjabbar dalam rangka pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Kamis (4/5).

Pertemuan tersebut dibagi 2 sesi, sesi pagi dihadiri kepala desa di wilayah Ilir dan sesi siang dihadiri sejumlah kades wilayah ulu.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparan yang disampaikan Sekda Tanjung Jabung Barat Agus Sanusi menguraikan tentang jenis bantuan Covid-19 baik dari APBN maupun APBD.

Bahkan ternyata dalam pertemuan tersebut, hanya membahas penambahan penambahan penerima BLT dana desa dari Pemkab Tanjung Jabung Barat.

” Jadi nanti ada data penerima BLT Dana Desa dari PMD, kades masukkan dalam data penerima BLT, biar penerima lebih maksimal,” ujar sekda dihadapan kepala desa.

Bahkan dalam pemaparannya, meminta agar kepala desa memasukkan data penerima BLT tersebut dalam Surat Keputusan kepala desa tahap pertama.

” Data penerima BLT yang dari PMD ini, masukkan dalam SKĀ  penerima BLT pertama, tapi para penerima tambahan tidak dapat menerima di BLT tahap 1, hanya diberikan pada BLT tahap 2 bulan Mei,” jelas sekda menjawab pertanyaan salah seorang kades.

Tak hanya itu, Sekda juga menjelaskan data penerima dari Dinas PMD tersebut diserahkan kepala desa untuk di verifikasi kades.

” Kami berikan tambahan data penerima BLT, tapi yang verifikasi kepala desa, apakah layak dan tidaknya silahkan di verifikasi lagi, coret yang sudah menerima misal sudah terima PKH, BPNT maupun bantuan dari APBN serta APBD,” ungkapnya.

Baru nantinya, lanjut sekda jika penerima tidak tercaver dalam BLT dana desa, akan dibantu melalui dana BLT Pemkab Tanjabbar.

” Maksimalkan dulu penerima jangan ada yang 7 orang, makanya kami kasih data tambahan penerima, baru setelah tidak tercaver dalam BLT dana desa usulkan ke BLT Pemkab Tanjabbar,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis PMD Tanjung Jabung Barat H Noor Setyo Budi melalui Kabid Bina Keuangan dan Aset Desa Marhalim saat dikonfirmasi mengatakan bahwa penambahan data penerima BLT bukan dari PMD, tetapi data tersebut data DTKS yang belum terakomodir desa.

” Data tersebut bukan dari PMD, tetapi data DTKS yang belum terakomodir di desa,” ungkapnya.

Marhalim mengatakan data penerima BLT dana desa bukan data dari DTKS melain pendataan langsung yang dilakukan desa secara tersendiri.

” Kalau data penerima BLT Dana Desa kan bukan data DTKS tetapi data yang diperoleh desa berdasarkan pendataan mereka,”kilah Marhalim.(dul).

Pos terkait