KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, akan memutakhirkan data 227.130 pemilih yang ada di daftar Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilihan (DP4) untuk kepentingan Pilkada 2020 yang nantinya akan dijadikan sebagai Daftar Pemilih Sementara ( DPS).
“Tugas pemutakhiran data melalui pencocokan dan penelitian (coklit) akan dilaksanakan oleh 670 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang telah dibentuk dengan cara mendatangi langsung rumah penduduk”, kata Ketua KPU Tanjung Jabung Barat, Hairuddin kepada radardesa.co, Sabtu (18/07).
PPDP katanya, mencocokkan dan meneliti 227.130 daftar pemilih di Pilkada serentak mulai hari ini sampai dengan 13 Agustus 2020.
Dia menyebutkan, jumlah pemilih Tanjung Jabung Barat ( Tanjabbar) saat ini bertambah dibandingkan dengan Pemilihan legislatif dan Pilpres 2019.
Pada pileg dan pilpres 2019 katanya, jumlah DPT Tanjabbar hanya 214.273 pemilih sedangkan untuk Pilkada 2020 menjadi 227.130 pemilih dan bertambah sebanyak 12.857 orang.
Saat melakukan coklit katanya, seluruh PPDP menggunakan alat pelindung diri seperti pelindung wajah, masker dan sarung tangan.
Selain itu katanya, masyarakat juga bisa mengecek datanya secara daring apakah sudah masuk DPT atau belum melalui https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/.
Dia berharap, masyarakat berpartisipasi aktif dan memberikan data yang lengkap saat petugas melakukan coklit supaya daya dihimpun lebih valid.
Untuk hari pertama PPDP mendatangi rumah para tokoh di Tanjabbar seperti Bupati, pimpinan DPRD dan tokoh masyarakat.
” Hari ini sudah kita datangi Bupati Tanjabbar, Pimpinan DPRD, Ketua MUI, Ketua PC NU, Ketua Yayasan Budi Luhur, kita dampingi PPDP, ” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tanjabbar H.Sjafril Simamora,SH, saat coklit berharap semua masyarakat yang memiliki hak pilih bisa terdata semuanya sehingga Pilkada berjalan sukses.
“Pemerintah berharap Pilkada 2020 berjalan aman, lancar dan sukses,” ujarnya.
Dia juga berharap kepada masyarakat agar memberikan data dengan benar dan valid kepada petugas PPDP.
” Saya berharap demi suksesnya pendataan, agar masyarakat menerima para petugas coklit dan memberikan data dengan benar dan valid,” ungkapnya. ( dul).








