Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

Mulai Tahun 2021, Mendes Prioritaskan SDGs Desa

4 Oktober 2020
in Berita, Dana Desa, Kabar Desa
0
Apa Itu SDGs Desa? Simak Disini Penjelasannya

ilustrasi SDGs Desa/foto.ist

250
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,RADARDESA.CO – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan penggunaan dana desa tahun 2020 tidak sesuai rencana semula. Dikarenakan dampak pandemi Covid-19, dana desa mengalami realokasi dan refocusing.

Langkah awal realokasi dan refocusing dana desa tahun ini adalah untuk desa tanggap Covid-19 dengan memberi instruksi agar desa-desa membentuk relawan desa lawan Covid-19.

“Alhamdulillah, sampai dengan hari ini relawan desa lawan Covid-19 se-Indonesia sudah mencapai 1.880.174 relawan yang dibentuk oleh sekitar 60 ribu desa dari (total) 74.953 (desa),” ungkapnya dalam Seminar Nasional dengan tema “Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal” yang digelar Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gajah Mada (HMP UGM) dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Clouds Meeting, Sabtu (3/10).

Kedua, dana desa difokuskan untuk padat karya tunai desa, dengan menempatkan kepada para pengangguran, warga miskin, dan kelompok marginal sebagai sasaran utama untuk dilibatkan di dalam pelaksanaan padat karya desa.

BacaLainnya

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat

Abdul Halim juga memberi arahan untuk memprioritaskan penggunaan dana desa pada tahun 2021 kepada Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. SDGs Desa adalah upaya terpadu percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui perwujudan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan.

SDGs Desa adalah turunan dari Peraturan Presiden nomor 59 Tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan nasional berkelanjutan atau SDGs nasional.

Menurut Abdul Halim, terdapat delapan arah pembangunan berkelanjutan desa yang menjadi tujuan SDGs Desa. Hal itu diwujudkan melalui desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, ekonomi tumbuh merata, peduli kesehatan, peduli lingkungan, peduli pendidikan, ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya.

“Ini merupakan inti sari dari arah kebijakan penggunaan dana desa 2021 sampai 2030 harapannya. Yang pasti kita ingin ukuran-ukuran yang sangat operasional ini diukur agar kita bisa mengetahui progres pembangunan desa di Indonesia,” ujarnya.

Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo mengatakan Indonesia memiliki 74.984 Desa yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Desa menurut Ganjar merupakan sumber daya kebudayaan yang menjadi basis kekuatan dan solidaritas bangsa.

Ia mengungkapkan, para anggota Kagama pun sudah tersebar di seluruh penjuru Indonesia untuk memajukan desa yang tertinggal.

“Untuk itu (Keluarga Alumni Gadjah Mada) Kagama memiliki lebih dari 400 ribu alumni yang tesebar di berbagai negeri dan bahkan luar negeri. Kagama ini menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pelestarian dan pengembangan ilmu yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ganjar.

Sumber: Republika.co.id

Tags: Nasional

Related Posts

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat
Berita Daerah

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat

21 Oktober 2026
8
ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan
Berita Daerah

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

12 Oktober 2026
41
Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat
Berita Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat

10 Oktober 2026
10
Kabut Asap, 2.024 Warga Tanjabbar Tercatat Terserang ISPA Periode Agustus–Oktober 2026
Berita Daerah

Kabut Asap, 2.024 Warga Tanjabbar Tercatat Terserang ISPA Periode Agustus–Oktober 2026

10 Oktober 2026
57
Hamdani Dorong Pelestarian Batik Khas Tanjabbar
Berita Daerah

Hamdani Dorong Pelestarian Batik Khas Tanjabbar

2 Oktober 2026
8
Ketua DPRD Tanjab Barat Bacakan Ikrar Di Hari Peringatan Pancasila Tahun 2026
Berita

Ketua DPRD Tanjab Barat Bacakan Ikrar Di Hari Peringatan Pancasila Tahun 2026

1 Oktober 2026
9
Next Post
Bolehkah Pemerintah Desa Memungut Jasa Administrasi? Simak Disini Penjelasannya

Bolehkah Pemerintah Desa Memungut Jasa Administrasi? Simak Disini Penjelasannya

Sejahterakan Santri, Haris-Sani Siapkan Dana BOS Ponpes

Sejahterakan Santri, Haris-Sani Siapkan Dana BOS Ponpes

86 Persen Guru Tak Kenal Aplikasi

86 Persen Guru Tak Kenal Aplikasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14473 shares
    Share 5789 Tweet 3618
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11987 shares
    Share 4795 Tweet 2997
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    9055 shares
    Share 3622 Tweet 2264
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8959 shares
    Share 3584 Tweet 2240
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7881 shares
    Share 3152 Tweet 1970
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD