TEBO, RADARDESA.CO– Turnamen Bolakaki Old Star Tebo Cup U-40 atau yang disebut juga turnamennya para legenda yang digelar di lapangan Garuda Kota Muara Tebo, pertandingan ini diikuti oleh tim yang berasal dari beberapa kabupaten seperti Kabupaten Bungo, Merangin, Batang Hari bahkan Kabupaten diluar Provinsi Jambi, seperti Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat.
Dalam pertandingan turnamen bolakaki Old Star Tebo Cup U-40 merupakan laga sistem gugur, yang mana laga final mempertemukan Tim kuat asal Dharmasraya BT FC vs Tim tangguh asal Kabupaten Bungo Serunai Baru Legend (SBL) FC, Sabtu (20/02/21).
Tim Serunai Baru Legend (SBL) FC tampil dominan sejak kick-off dan mampu menciptakan beberapa peluang dimenit awal pertandingan.
Pemain SBL FC memanfaatkan beberapa peluang salah satunya saat pemain sayap kiri mencoba untuk membuka keunggulan, namun upayanya digagalkan oleh pemain center bek dari BT Dharmasraya.
Gempuran pemain-pemain SBL FC ini membahayakan bagi kiper dari BT Dharmaraya FC, meski dengan usia 40 tahun keatas tapi semangat olahraga bermain bolakaki mereka serasa usia 20-an tahun yang dengan gaya permainan tiki takanya mampu menciptakan gol.
Memasuki babak kedua, dimenit awal SBL FC tidak mengubah gaya permainan Laga bergulir lebih berimbang. Kemudian, SBL FC berupaya menambah mencetak gol hingga wasit meniup peluit panjang dengan skor akhir 6-2
Serunai Baru Legend (SBL) FC memastikan gelar juara Old Star Tebo Cup.
Kapten tim SBL FC Edu menyampaikan, turnamen Usia 40 ini merupakan ajang silaturahmi antar pemain-pemain yang merupakan satu hobi bolakaki dan juga untuk memberi semangat kepada anak-anak muda untuk terus berolahraga agar dimasa pandemi selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga rutin.
“Selama turnamen berlangsung yang digelar di tebo ini mengikuti protokol kesehatan, “tutupnya.(*)









