KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah yang kurang beberapa hari, banyak Desa di Kecamatan Senyerang yang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, kali ini Pemerintah Desa Sungai Landak, salurkan BLT Dana tahap III bulan Maret ke 123 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Selasa ( 11/05/2021).
Pembagian BLT DD yang di tempatkan di aula Kantor Desa setempat ini, diserahkan langsung Kepala Desa Taslim disaksikan Sekdes Fahmi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa KecamatanSenyerang, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat dan perangkat Desa dengan tetap mematuhi protokol kesehatan social distancing dan pshycal distancing tetap dilaksanakan.
Kepala Desa Sungai Landak, Taslim menjelaskan, saat ini Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang sudah bisa merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp. 300.000 tahap III bulan Maret tahun 2021 sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat.
“Alhamdulillah proses pendataan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Klampisan berjalan dengan lancar, harapannya semoga dengan tersalurkan BLT Dana Desa ini bisa digunakan sebaik mungkin sesuai dengan arahan Pemerintah, untuk persiapan kebutuhan sehari – hari ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19,” kata Datuk Taslim.
Lanjut Kepala Desa, BLT Dana Desa ini beda dengan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Karena BLT DD diberikan langsung berupa uang tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Penerima BLT Dana Desa, tidak boleh rangkap dengan bantuan lain,”ungkapnya.
Dia juga menyampaikan, bagi penerima bantuan langsung tunai BLT-DD kiranya benar memanfaatkan uang tunai tersebut untuk keperluan sehari-hari, apalagi menjelang lebaran saat ini.
Datuk Taslim berharap, dengan adanya Bantuan yang diberikan dapat membantu Masyarakat Sungai Landak ditengah Pandemi Covid-19.
” Semoga BLT DD ini bisa meringankan beban Masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini. Kita berdoa saja supaya pandemi ini bisa cepat teratasi, di mana sekarang Pemerintah Desa juga ikut berperan dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 melalui program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di tingkat Desa,” tutur Datuk Taslim. (*).










