KUALA TUNGKAL,RADARDESA.CO – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya temuan penyimpanan dana ratusan juta di RSUD Suryah Khairuddin Merlung. Hal, terungkap dalam hasil dari Audit BPK Keterwakilan Jambi pada tahun 2020 lalu.
Dalam audit BPK itu disebutkan Pengelolaan Pendapatan Kesehatan Umum Belum Memadai dan terdapat saldo rekening milik RSUD Suryah Khairuddin belum disajikan sebagai, Bagian dari nilai kas daerah sebesar Rp121.978.796,00.
Rekening penyimpanan penerimaan pendapatan pelayanan kesehatan umum yang belum ditetapkan dengan Keputusan Bupati sebagai rekening daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjab Barat, H. Agus Sanusi membenarkan adanya temuan tersebut.
Menurutnya, temuan tersebut, dikarenakan rekening RSUD Suryah Khairuddin tersebut belum terdaftar di Pemkab Tanjab Barat.
“Itu belum terdaftar dianggap sebagai rekening pribadi, padahal itu duitnya sudah masuk,” ujar Sekda dikonfirmasi, Selasa (13/07/21).
Agus mengatakan bahwa, RSUD Suryah Khairuddin Merlung tersebut baru terdaftar sebagai BLUD di Pemkab Tanjab Barat pada Februari 2020 setelah anggaran berjalan.
“RSUD ini masuk jadi BLUD dipertengahan,” ucapnya.
Oleh sebab itu, kata dia makanya tidak ada rekomendasi pengembalian kerugian negara. Tetapi untuk menindaklajuti menjadi rekening daerah.
“Makanya rekomendasinya ke bupati dan tahun ini sudah terdaftar,” tutupnya.(*)









