KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs.H.Anwar Sadat kembali melakukan perombakan kabinet eselon II, kali ini sebanyak 3 orang pejabat dimutasi yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjabbar, Senin (10/01/2022).
Mutasi ini dilakukan pasca keluarnya atas job fit pejabat jabatan pimpinan Tinggi Pratama beberapa waktu lalu.
Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 2 /Kep. Bup. /BKPSDM /. 2022. Tentang Mutasi Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat
Dan memperhatikan surat ketua Komisi Aparatur sipil Negara Nomor: B -53/KASN/01/2022 tanggal 5 Januari 2022 tentang Rekomendasi Hasil uji Kompetensi dalam rangka Mutasi /Rotasi JPT Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjabbar.
3 Pejabat Eselon II dilingkungan pemkab Tanjabbar yang dilantik tersebut adalah
- Ir. H. Firdaus Khatab, MM dilantik dalam jabatan Baru pimpinan tinggi pratama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanjab Barat yang sebelumnya Kepala Bapedda
- Martunis, M. Yusuf, M. Pd dilantik dalam Jabatan Baru Pimpinan Tinggi Pratama kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang sebelumnya menjabat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.
- Ir. H. Andi Ahmad Nuzul, ME dilantik dalam Jabatan Baru Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemkab Tanjabbar yang sebelumnya Kadis PU
Bupati Anwar Sadat dalam sambutannya menyampaikan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi Pratama yang dilaksanakan pada hari ini merupakan hasil dari uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi Pratama yang telah dilakukan oleh panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Dengan dilaksanakannya penilaian kompetensi diharapkan akan menghasilkan output yaitu tersusunnya profil kompetensi pejabat Upin dan tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Tanjab Barat,” ujar Bupati
Dikatakannya, jabatan adalah sebuah amanah yang harus diemban dan dilaksanakan dengan baik terutama amanah dari masyarakat yang memiliki harapan guna mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik.
Dalam pelantikan ini ada dua pejabat yang yang dilantik dengan media zoom dikarenakan sedang sakit dan cuti dan sedang berada Makassar dan sudah mendapat rekomendasi.(*).










