KUALATUNGKAL RADARDESA.CO – Beredarnya video pengeroyokan di medsos akhirnya terungkap. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (3/5/22) sekira pukul 16.30 WIB di kawasan Pasar Parit 1 Kelurahan Tungkal IV Kota dan korban diketahui bernama HS (19).
Pasca kejadian tersebut tim Satreskrim Polres Tanjungjabung Barat bergerak cepat dan berhasil mengamankan para pelaku sekitar 8 anak remaja yang terlibat aksi pengeroyokan terhadap korban HS dan digelandang ke Mapolres Tanjab Barat pada Rabu (4/5/22).
Menanggapi kejadian yang dilakukan remaja di Kualatungkal ini, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Latiful Ansori menyayangkan dan menanggapi adanya kasus kekerasan antar anak usia pelajar di Kualatungkal.
“Peristiwa Ini sangat disayangkan,apalagi terjadi di Kualatungkal. Khusus di Tanjab Barat aturan adat, kebudayaan terlebih aturan agama tidak pernah membenarkan tindakan seperti pembulian apalagi kekerasan dan pengeroyokan seperti ini, ” ungkapnya kepada radardesa.co Selasa (03/5/22.
Menurutnya, kejadian ini bisa saja akan menjadi catatan sejarah yang tentu saja tidak baik bagi pelaku dan korban di masa depan.
“Tetap tingkatkan kearifan lokal dan ilmu agama serta pendidikan yang baik untuk upaya pencegahan kasus serupa di masa depan, terlebih Tanjab Barat terkenal dengan kota yang religius dan memiliki banyak para ulama dan Kyai yang tentunya Marwahnya perlu kita jaga” kata dia.
Mahasiswa STAI An Nadwah ini juga menambahkan, tindakan dan antisipasi juga perlu dilakukan oleh dinas terkait untuk melindungi anak agar kejadian-kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Upaya-upaya pencegahan juga harus tetap dilaksanakan seperti mensosialisasikan ke pelajar bahwa tindakan-tindakan ektrim seperti ini tidak dibenarkan dan sangat membahayakan bagi diri dan orang sekitar”, tutupnya (Ans)










