KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat secara resmi diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang. Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi sendiri masuk dalam level 3.
Hal tersebut juga sesuai Inmendagri nomor 29 tahun 2021 tentang PPKM level 1 hingga level 3, Kabupaten Tanjung Jabung Barat masuk ke level 3. Artinya, kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten berjuluk Angin ini masih terbilang cukup.
PPKM Level 1 hingga Level 3 ini berlaku mulai 3 Agustus sampai 9 Agustus mendatang.
Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat mengatakan saat ini tingkat kecenderungan kematian bagi yang terdampak virus corona sudah sangat luar biasa. Untuk itu perlu upaya-upaya yang lebih intensif dalam rangka untuk membatasi mobilitas masyarakat yang memang sangat rentan tertular.
“Laporan dari kadis kesehatan, posisi kita saat ini ada di level 3 ppkm mikro. Hanya satu level dibawah Kota Jambi,”ujar Bupati pada Rapat Satgas Covid-19 Tanjung Jabung Barat di Rumah Dinas Bupati, Senin (02/08/21).
Dikatakan, dalam rangka PPKM level 3 ini, Pemkab Tanjabbar akan memperketat kegiatan masyarakat dengan kembali melakukan jam malam. Namun, tetap dengan mempertimbangkan sektor ekonomi.
“Saya kira nanti akan kita sepakati untuk lebih memperketat pemberlakuan jam malam, apakah nanti diturunkan dari jam 10 ke jam 9 malam. Namun tentu saja dengan mempertimbangkan bagaimana sektor ekonomi bisa tetap berjalan,” ujar Bupati.
Lanjutnya, pemberlakuan pembatasan jam malam terhadap aktivitas masyarakat hingga pukul 21.30 Wib. “Sedangkan dari pukul 21.30 hingga pukul 22.00 Wib, hanya boleh memesan dan tidak diperbolehkan makan di tempat,”tegas bupati.
Ditambahkan bupati Anwar Sadat, saat ini Kabupaten Tanjabbar masuk dalam zona orange dan turun dari zona merah. Namun tidak berarti sudah berada di posisi aman.
“Ini justru menjadi lampu kuning bagi kita untuk mengambil sikap waspada dan berhati-hati dengan meningkatkan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan dan juga lebih gencar melakukan sosialisasi terkait informasi terkini virus covid-19 ini kepada seluruh elemen masyarakat hingga tingkat paling bawah,” ucapnya. (*).










