Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan, Pemkab Tanjab Barat Andalkan Kajian Akademik UNJA

22 Januari 2026
in Berita, Berita Daerah, Tanjab Barat
0
Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan, Pemkab Tanjab Barat Andalkan Kajian Akademik UNJA
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RADARDESA.CO,  Kuala Tungkal, – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) semakin serius memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan menggandeng kalangan akademisi. Hal itu ditandai melalui Forum Ekspose dan Analisis Ekonomi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari perspektif akademik bersama para profesor Universitas Jambi (UNJA), yang digelar di Ruang Rapat Lantai III Bapperida, Rabu (21/012026).

 

Forum strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., sebagai langkah memperkuat kebijakan pembangunan daerah berbasis kajian ilmiah dan evidence based policy.

 

BacaLainnya

Wujud Nyata Kepedulian, Bupati Tanjab Barat Pantau Program Bedah Rumah di Tungkal

Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Peran Dialog Tripartit di Peringatan May Day 2026

Tak Sekadar Seremoni, May Day 2026 di Tanjab Barat Tekankan Sinergi dan Keadilan Pekerja

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, camat se-Tanjab Barat, dosen dan mahasiswa IAI An-Nadwah Kuala Tungkal, serta sejumlah profesor dan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNJA yang tergabung dalam Tim Ekonomi.

 

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi merupakan kebutuhan mendesak, terutama di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tuntutan pembangunan yang harus berdampak langsung bagi masyarakat.

 

“Setiap kebijakan dan program pemerintah harus berbasis ilmu pengetahuan dan kajian akademik. Tanpa itu, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran dan tidak memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

 

Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan Tanjung Jabung Barat periode 2026–2030, termasuk sebagai landasan penyusunan APBD murni dan APBD perubahan agar lebih terarah, tematik, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendapatan masyarakat, hingga optimalisasi sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Bupati menilai posisi Tanjung Jabung Barat sangat strategis sebagai jalur distribusi hasil bumi, baik regional maupun internasional.

 

“Selama ini kita lebih banyak menjadi daerah lintasan. Ke depan, potensi lahan dan hasil produksi lokal harus dimaksimalkan agar nilai tambah ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat Tanjung Jabung Barat,” ujarnya.

 

Forum ini juga menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan (sustainable development) agar pertumbuhan ekonomi tidak bersifat sesaat, melainkan memberi efek domino jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Pemerintah daerah berharap rekomendasi akademik dari para profesor UNJA dapat memperkuat argumentasi dalam pembahasan anggaran bersama DPRD maupun pemerintah pusat.

 

“Dengan dasar ilmiah yang kuat, kebijakan dan anggaran yang kita usulkan akan lebih terukur, efektif, dan sulit dipatahkan,” kata Bupati.

 

Sementara itu, Prof. Dr. Drs. Zulgani, M.P., dalam paparannya menyampaikan bahwa Tanjung Jabung Barat memiliki potensi besar sekaligus tantangan pembangunan yang kompleks. Ia menegaskan peran perguruan tinggi tidak boleh berhenti di ruang kelas, tetapi harus hadir langsung di tengah persoalan daerah.

 

Ia mengidentifikasi tiga tantangan utama pembangunan daerah, yakni lingkungan, ekonomi, dan teknologi.

 

Dari sisi lingkungan, tantangan mencakup deforestasi, pencemaran pesisir, serta emisi karbon akibat alih fungsi lahan. Dari aspek ekonomi, struktur perekonomian masih didominasi sektor primer dengan keterbatasan infrastruktur dan akses pasar. Sementara di bidang teknologi, masih terdapat kesenjangan dan rendahnya literasi digital.

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, Prof. Zulgani mendorong integrasi ekonomi hijau, digitalisasi, dan pembangunan berkelanjutan. Sejumlah program ekonomi hijau diusulkan, seperti rehabilitasi mangrove, pemanfaatan energi terbarukan, pengembangan ekowisata, hingga penguatan bank sampah dengan dukungan APBD, APBN, investasi swasta, green bonds, dan CSR.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai rujukan utama dalam penyusunan APBD. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan penurunan kemiskinan dan pengangguran agar manfaat pembangunan dirasakan secara merata.

 

“Tantangan terbesar Tanjung Jabung Barat adalah menurunkan kemiskinan dan pengangguran di tengah keterbatasan fiskal. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus inklusif dan tepat sasaran,” jelasnya.

 

Senada, Prof. Dr. Johanes Simatupang, S.E., M.Si., menyoroti pentingnya pendekatan mikro dalam pembangunan daerah, khususnya melalui pengelolaan wisata mangrove Pangkal Babu. Ia menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam, namun masih menghadapi tantangan lingkungan dan lemahnya sinkronisasi kebijakan.

 

Menurutnya, Pangkal Babu telah berkontribusi terhadap pendapatan daerah, meski masih terbatas. Namun kawasan ini rentan terdampak pasang laut yang merusak infrastruktur, sehingga diperlukan desain pembangunan yang adaptif dan ramah lingkungan.

 

Ia juga menyoroti lemahnya nilai tambah ekonomi akibat minimnya hilirisasi, sehingga banyak komoditas lokal dijual dalam bentuk mentah dan keuntungan justru dinikmati daerah lain. Selain itu, potensi tumpang tindih kewenangan dan perizinan dinilai perlu segera dibenahi melalui sinkronisasi regulasi dan sistem perizinan terpadu.

 

Sebagai rekomendasi, Tim Ekonomi FEB UNJA mendorong perencanaan pembangunan berbasis isu lokal, penguatan peran komunitas, pendidikan konservasi mangrove, serta aksi nyata yang implementatif dan realistis.

 

“Kuncinya adalah implementasi, bukan sekadar perencanaan di atas kertas. Libatkan komunitas lokal agar pembangunan benar-benar berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Melalui forum ini, Pemkab Tanjung Jabung Barat optimistis kolaborasi dengan perguruan tinggi mampu melahirkan kebijakan pembangunan yang berbasis data, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.  (Dul/*).

Tags: Tanjab Barat

Related Posts

Wujud Nyata Kepedulian, Bupati Tanjab Barat Pantau Program Bedah Rumah di Tungkal
Berita

Wujud Nyata Kepedulian, Bupati Tanjab Barat Pantau Program Bedah Rumah di Tungkal

1 Mei 2026
2
Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Peran Dialog Tripartit di Peringatan May Day 2026
Berita

Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Peran Dialog Tripartit di Peringatan May Day 2026

1 Mei 2026
7
Tak Sekadar Seremoni, May Day 2026 di Tanjab Barat Tekankan Sinergi dan Keadilan Pekerja
Berita

Tak Sekadar Seremoni, May Day 2026 di Tanjab Barat Tekankan Sinergi dan Keadilan Pekerja

1 Mei 2026
6
Rapat Spesifik di Tanjab Barat, Katamso dan Cek Endra Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Berita

Rapat Spesifik di Tanjab Barat, Katamso dan Cek Endra Perkuat Kolaborasi Pembangunan

30 April 2026
5
Limpahan dari Polsek Tungkal Ulu, Kasus Narkotika di Batang Asam Masuk Tahap Pengembangan
Berita

Limpahan dari Polsek Tungkal Ulu, Kasus Narkotika di Batang Asam Masuk Tahap Pengembangan

30 April 2026
4
Solidkan Persiapan, Tanjab Barat Targetkan Hasil Maksimal di MTQH Provinsi Jambi 2026
Berita

Solidkan Persiapan, Tanjab Barat Targetkan Hasil Maksimal di MTQH Provinsi Jambi 2026

29 April 2026
10
Next Post
Diduga Lakukan Pengancaman Bersenjata, Pria di Tebing Tinggi Diringkus Polsek

Diduga Lakukan Pengancaman Bersenjata, Pria di Tebing Tinggi Diringkus Polsek

Berkah Madani Cup 2026 Jadi Langkah Awal Cetak Atlet Andalan Tanjab Barat

Berkah Madani Cup 2026 Jadi Langkah Awal Cetak Atlet Andalan Tanjab Barat

Jaringan Sabu Lorong Maut Dibongkar, Empat Pelaku Diamankan Polisi

Jaringan Sabu Lorong Maut Dibongkar, Empat Pelaku Diamankan Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14356 shares
    Share 5742 Tweet 3589
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11698 shares
    Share 4679 Tweet 2925
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8900 shares
    Share 3560 Tweet 2225
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8696 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7762 shares
    Share 3105 Tweet 1941
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD