Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Opini

PERJALANAN BETUAH (1)

30 Oktober 2020
in Opini, Radar Politik
0
PERJALANAN BETUAH (1)
122
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Musri Nauli*

Ketika penulis mengetahui Al Haris yang datang menemui masyarakat di Desa Muara Air Dua, Sekeladi, Batin Pengambang dan desa-desa sekitarnya, tiba-tiba penulis teringat sejarah panjang masyarakat Marga Batin Pengambang.

Nama-nama Desa yang disebutkan adalah Dusun asal atau Dusun Tuo yang termasuk kedalam Marga Batin Pengambang.

Namun belum selesai penulis menuliskan tentang Marga Batin Pengambang, penulis kemudian mendapatkan kabar. AL Haris kemudian bertemu dengan tim Pemenangan Kecamatan Tanjung Tanah. Seketika penulis Marga Batin Pengambang kemudian terhenti.

BacaLainnya

DPC PKB Tanjabbar Serahkan SK Kepengurusan ke Kesbangpol, Tindak Lanjut Pasca Pelantikan Nasional

Tanjab Barat Kembali Raih WTP, DPRD Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

M.Zaki Kembali Pimpin DPC PKB Tanjabbar

Pandangan penulis kemudian malah menarik perhatian ke Tanjung Tanah. Cerita yang penting dituturkan. Dan terlalu sayang kemudian dilewatkan. Dan untuk sementara cerita di Marga Batin Pengambang kemudian dipending dulu. Penulis kemudian berkonsentrasi menuliskan tentang Tanjung Tanah.

Sebagaimana dituliskan oleh Ulu Kozok didalam Buku legendarisnya “Kitab Tanjung Tanah”, Kitab Tanjung Tanah berisikan tentang hukum mengatur di Kerinci seperti KUHP. Berbagai aturan atau norma yang kemudian dituliskan aksara incung menjadi pedoman didalam mengatur perilaku kehidupan sosial dan hukum di Kerinci.

Aksara Incung merupakan sebuah lambang peradaban Kerinci yang agung. Jejak ornament yang masih dilihat sebagai pusaka. Kompas sekaligus puzzle berbagai rantai misteri di Jambi.

Sebagaimana diketahui, berbagai sumber menyebutkan, dari periode pra sejarah (zaman Megalitikum),

Tidak salah kemudian. Jambi mempunyai peradaban dari mulai pra sejarah. Peninggalan zaman megalitikum (batu bersusun) terdapat di Kerinci, Sungai Penuh, Merangin. Peninggalan zaman megalitikum hanya terdapat dibeberapa tempat di Indonesia.

Tempat simbol yang melambangkan leluhur bangsa Jambi jauh sebelum ada kerajaan di Indonesia. Daerah ini kemudian dikenal sebagai dataran tinggi. Berbagai riset klasik membuktikannya.

Memasuki pra Budha-menjelang kedatangan Agama Budha, dikenal berbagai tutur seperti “Puyang”. Sebagai tutur untuk menjelaskan keberadaan manusia di Jambi.

Maka dikenal “puyang” seperti “Nenek semula Jadi” di Marga Batin Pengambang (Sarolangun). Atau “Datuk Perpatih Penyiang Rantau” di Marga Sumay (Tebo)

Nah. Setelah itu kemudian adanya jejak arkeologi di Candi Muara Jambi. Sebagai pusat Pendidikan terluas yang kemudian dicatat di Universitas Nalanda (India).

Semula ketika zaman paska runtuhnya Candi Muara Jambi-diperkirakan abad 12, cerita Datuk Paduko Berhalo sebagai “jejak Islam” di Jambi yang sering dituturkan oleh tetua adat kemudian meninggalkan pertanyaan mengganggu.

Apakah paska runtuhnya Kerajaan Candi Muara Jambi yang menganut agama Budha kemudian masuknya Islam, sama sekali tidak ada jejak agama Hindu di Jambi.

Dari pendekatan arkeologi maupun tutur ditengah masyarakat sama sekali tidak ditemukan. Semula penulis berkeyakinan adanya rantai yang terputus (missing link) dari periode zaman itu.

Bandingkan dengan sejarah nusantara yang sempat meletakkan Candi Majapahit dan Kitab Negara Kertagama yang klasik menyebutkan “negeri Jambi” bagian dari kerajaan Mahapahit. Sehingga di nusantara sendiri, agama Hindu hadir dan menjadi bagian besar peradaban nusantara.

Namun ketika “Kitab Tanjung Tanah” ditemukan dengan aksara incung justru melengkapi “missing link”. Melengkapi puzzle yang semula sempat terputus.

Dengan adanya “kitab Tanjung Tanah” maka jejak Hindu di Jambi terutama di Kerinci kemudian menjadi lengkap. Kitab Tanjung Tanah melengkapi puzzle antara zaman Budha dan masuknya Islam.

Dengan adanya Kitab Tanjung Tanah sekaligus sebagai jejak agama Hindu maka lengkapnya sudah jejak periode peradaban di Jambi.

Baik dimulai dari zaman pra sejarah yang dikenal zaman Megalitikum, Agama Budha, Agama Hindu, Agama islam dan kedatangan dan penguasaan oleh Belanda.

Sehingga tidak salah kemudian Jambi adalah “negeri paling lengkap” (meminjam istilah teman).

Tempat Tanjung Tanah adalah saksi sekaligus bukti tentang puzzle yang melengkapi sejarah panjang di Kerinci.

Sehingga tidak salah kemudian, mendatangi tempat Tanjung Tanah adalah perjalanan betuah didalam memahami sejarah Jambi.

*)Direktur Media Publikasi dan Opini Tim Pemenangan Al Haris-Sani.

Tags: Opini

Related Posts

DPC PKB Tanjabbar Serahkan SK Kepengurusan ke Kesbangpol, Tindak Lanjut Pasca Pelantikan Nasional
Radar Politik

DPC PKB Tanjabbar Serahkan SK Kepengurusan ke Kesbangpol, Tindak Lanjut Pasca Pelantikan Nasional

3 Agustus 2026
65
Tanjab Barat Kembali Raih WTP, DPRD Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Parlemen

Tanjab Barat Kembali Raih WTP, DPRD Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

15 Juni 2026
53
M.Zaki Kembali Pimpin DPC PKB Tanjabbar
Partai Politik

M.Zaki Kembali Pimpin DPC PKB Tanjabbar

11 Juni 2026
98
Eksekutif dan Legislatif Kompak Bahas Ranperda, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna III
Partai Politik

Eksekutif dan Legislatif Kompak Bahas Ranperda, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna III

5 Juni 2026
106
Dari Paripurna Kota Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Serukan Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Parlemen

Dari Paripurna Kota Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Serukan Sinergi untuk Kemajuan Daerah

3 Juni 2026
87
Anwar Sadat dan Ketua DPRD Buktikan Komitmen, Tanjab Barat Kunci WTP Ke-8 Beruntun
Parlemen

Anwar Sadat dan Ketua DPRD Buktikan Komitmen, Tanjab Barat Kunci WTP Ke-8 Beruntun

3 Juni 2026
58
Next Post
Masyarakat Cilodang : Kami Tidak Lupa Jasa Besar Bapak Hamas-Apri

Masyarakat Cilodang : Kami Tidak Lupa Jasa Besar Bapak Hamas-Apri

Tokoh Tanah Tumbuh: GDM Rp250 Juta Lebih Baik Dari Program Lain

Tokoh Tanah Tumbuh: GDM Rp250 Juta Lebih Baik Dari Program Lain

Pilgub Jambi, Al Haris Punya Program-program Unggulan

Haris-Sani Butuh Ribuan Sarjana untuk Posisi PPL

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14467 shares
    Share 5787 Tweet 3617
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11966 shares
    Share 4786 Tweet 2992
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    9046 shares
    Share 3618 Tweet 2262
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8955 shares
    Share 3582 Tweet 2239
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7868 shares
    Share 3147 Tweet 1967
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD