KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Sejumlah pengurus cabang olah raga ( cabor) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat merasa kecewa atas ulah kepala dinas pariwisata, pemuda dan olaraga ( Disparpora) Otto Royadi. Pasalnya, dianggap tidak peduli dengan pembinaan olahraga di Tanjab Barat.
Hal ini dibuktikan dengan ketidakhadirannya pada pembukaan acara Musorkab KONI Tanjab Barat, Kamis (06/02).
“Dimana kepeduliannya sebagai Pembina Olahraga di Kabupaten ini. Padahal ini Agenda 4 tahunan, untuk menentukan nasib olahraga Tanjabbar kedepan,”ungkap H Indra Safari, salah seorang pengurus olahraga Tanjab Barat.
Dikatakannya, Dinas Parpora adalah salah satu bagian vital dalam pengembangan olahraga.
“Dinas Parpora itu wakil pemerintah dalam mengurusi olahraga di Kabupaten. Anggaran kan lewat sana. Kalau Kadis nya saja tidak ada kepedulian, bagaimana olahraga kita mau maju. “Ungkap mantan anggota DPRD Tanjab Barat ini.
Ke depan, Indra mengharapkan agar sebagai Kadis, Otto dapat pro aktif dalam semua kegiatan olahraga di Tanjab Barat ini.
“Hendaknya sebagai Kadis harus punya rasa memiliki dan peduli terhadap pembinaan olahraga daerah. Jangan hanya simbol saja, orangnya tak pernah muncul.”tandasnya.
Sementara itu, Otto Riyadi Kadis Parpora saat dihubungi via ponsel tidak aktif.
Saat dikonfirmasi keberadaan Kadis Parpora melalui Sekretaris Dinas Parpora Toni Bakri mengaku jika pihaknya telah mendelegasikan pada acara pembukaan Musorkab KONI Tanjabbar kepada Kabid Pora M.Yusuf, sedangkan kadis sedang acara meninjau WFC.
“Kadis sedang ada acara meninjau WFC, sudah kita wakilkan ke Kabid Pora,” ujarnya via ponselnya.
Musorkab digelar di Hotel Masa Kini Kualatungkal, dibuka Asisten 1 Setda Tanjab Barat Hidayat Badar SH MH yang mewakili Bupati.
Kursi Ketua KONI Tanjabbat periode 2020-2024 diperebutkan dua kandidat yaitu Fery Elvianto dari Cabor Judo dan Syarifuddin yang merupakan pelaksana tugas Ketua KONI Tanjabbar saat ini. (dul)









