Dijelaskan Samsul, penutupan sementara angkutan orang di Pelabuhan Roro belum ada intruksi dari Kemenhub pusat yang sebelumnya telah dilayangkan surat oleh Pemkab Tanjab Barat ke pemerintah pusat
“Ini sifatnya kerjasama mitra kita dan ASDP dengan pelabuhan batam. Bukan bagian dari tindak lanjut dari surat yang sebelumnya. Ini demi untuk kepentingan kita bersama memutus rantai Covid-19,” bebernya.
Dilanjutkan Kadishub, setiap kendaraan barang yang datang juga tetap diwaspadai dengan tidak di perbolehkan mampir di wilayah Tanjabbar meski sudah kita sterilkan dengan semprot disinfektan.
“Kendaraan barang yang datang kita ingatkan juga jangan mampir di warung di Tanjabbar meskipun hanya untuk istrahat sejenak minum. Karena kita waspadai jika ada virus yang masih nempel di kendaraan atau supirnya nanti tertinggal di warung tempat dia mampir dan tentu dikhawatirkan supaya hal itu jangan sampai terjadi warga kita Tanjabbar terinveksi virus corona,” tandasnya. (dul).







