” Kalau saya setuju, sepanjang itu lebih bermanfaat untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya kepada radardesa.co
Disinggung mengenai penganggaran proyek fantastis puluhan milyar ini apakah usulan dewan? Jahfar membantah jika itu bukan usulan dewan tetapi dianggarkan Dinas PUPR.
” Itu pemkab yang anggarkan, melaui dinas PUPR, jadi bukan aspirasi dewan. Makanya jika dibatalkan kita tidak ada masalah,”paparnya.
Apalagi lanjutnya, jika ditengah pandemi Covid-19 saat ini, butuh banyak biaya untuk penanganan covid-19 di Tanjabbar ini.
” Ya silahkan kalau itu dibatalkan dan dialihkan ke penanganan Covid-19,”paparnya.
Terpisah, H.Sjafril Simamora juga mengaku sepakat jika proyek gedung banggar tersebut dibatalkan, terlebih dananya dialihkan untuk penanganan covid-19 di Tanjabbar.
” Pada prinsipnya saya setuju,”ungkapnya kepada radardesa.co
Namun demikian, lanjut Ketua DPD PAN Tanjabbar pembatalan proyek gedung banggar tersebut asal sesuai mekanisme dan aturan yang ada.
” Asal sesuai meksnisme dan sesuai aturan mengapa tidak, apalagi untuk kepentingan masyarakat banyak,” tuturnya.
Dari informasi yang radardesa.co himpun dilapangan, terkait rencana pembatalan proyek gedung banggar yang bernilai fantastis ini akan dibahas dalam rapat pimpinan fraksi-fraksi di DPRD Senin (6/4), dan akan dilanjutkan dengan rapat TAPD. (dul).









