” Kalau mengenai proyek pembangunan gedung banggar Rp.10,1 milyar itu tak begitu besar dampak hanh lainnya, itu bagian lah dari pembahasan rapat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Tanjabar Mulyani Siregar Saaat ditemui usai rapat tim anggaran mengatakan rapat yang digelar antara banggar dan TAPD sejak pukul 14.00 wib hingga sekitar pukul 16.30 wib tersebut di skor.
“Rapat kita skor dulu, sebab mereka (red, TAPD) akan rapat juga sore ini, jadi rapat kita ditunda dulu,”katanya.
Mulyani menyebutkan salah satu anggaran yang turut dibahas dalam rapat tersebut yakni pembangunan gedung bangara DPRD Tanjabar Rp 10.1 miliar yang di usulkan di tunda dan dananya digunakan untuk penanggulangan covid-19 di Tanjabar.
“Kalau kita kan ga bisa batalkan, yang bisa batalkan mereka (red, TAPD) eksekutif,”ungkapnya
Nanti, rapat akan gelar kembali. Namun, terkait kapannya masih akan di atur ulang kembali.
“Nanti ada rapat selanjutnya,”tandasnya (dul)







