Waspada, Puluhan Santri Temboro Asal Tanjabbar Belum Terdeksi, Jubir : 6 Orang di Batang Asam, 1 Negatif

  • Whatsapp
FOTO : Juru Bicara Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir.H.Taharuddin

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Pasca Cluster Gowa yang di sebut Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi ada 19 orang asal Tanjabbar. Saat ini baru diketahui sebanyak 2 orang dan sudah dilakukan rapit tes hasilnya negatif, masih ada 17 orang yang belum terdeteksi keberadaannya.

Saat ini timbul lagi, cluster Temboro, Magetan yang diketahui 1 orang asal Tebing Tinggi dinyatakan positif rapid tes dan dirawat di RSUD Suryah Khairuddin Merlung. Namun ternyata pihak tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum mengetahui keberadaan dan jumlah santri tersebut.

Bacaan Lainnya

Dari laporan yang radardesa.co terima dari Kepala Desa Lubuk Bernai ada 6 santri asal Temboro di desanya saat ini baru 1 orang yang melakukan rapid tes.

” Ada 6 di desa kami, 1 di rapid tes di Puskesmas Suban Negatif, ini karena yang bersangkutan demam, sehingga di lakukan rapid tes, hasilnya negatif, ” ungkap Kades Lubuk Bernai, Wahyu kepada radardesa co kemarin.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir.H.Taharuddin saat dikonfirmasi membenarkan adanya santri Temboro di Desa Lubuk Bernai tersebut.

” Iya ada 6 orang kesemuanya perempuan, 1 dilakukan rapid tes hasilnya negatif,” ungkapnya kepada radardesa co, Jumat (8/5).

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan desa dan pihak wali santri untuk dilakukan rapid tes.

” Infonya wali santri keberatan untul dilakukan rapid tes, saat ini survelen masih melakukan pendekatan,”ungkapnya.

Disinggung jumlah santri Temboro Asal Tanjabbar? Taharuddin mengaku jika saat ini pihaknya belum mengetahui jumlah dan keberadaan santri tersebut.

” Kami belum tahu berapa jumlahnya, karena mereka tidak melapor, setahu kami 1 yang positif rapid tes asal Tebing Tinggi, ” ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya juga mendapat laporan Kades Lubuk Bernai terkait keberadaan santri Temboro ada 6 orang dan ada kabar santri Temboro 1 orang di Kecamatan Pengabuan.

” Sementara itu ada 8, satu negatif dan satu positif sekarang dirawat di RSUD Suryah Khairuddin Merlung. Kami mengharap kerjasama masyarakat apabila ada keberadaan mereka agar di sampaikan kepada kami,” ungkapnya. (dul).

Pos terkait