Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

4 Desa di Tanjabbar Bermasalah Hukum, Inspektorat: Belum Ada Laporan

24 Juli 2020
in Berita, Kabar Desa, Tanjab Barat
0
4 Desa di Tanjabbar Bermasalah Hukum, Inspektorat: Belum Ada Laporan

FOTO: Kepala Inspektorat Drs.Encep Zarkasih

80
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam beberapa bulan terakhir menerima laporan 4 desa terkait pengelolaan dana desa dari tahun 2017 hingga 2020. 4 desa tersebut berada di wilayah kecamatan Merlung, Kecamatan Tungkal Ulu dan Tungkal Ilir.

Kepala Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs.Encep Zarkasih mengungkapkan jika pihaknya mendapatkan laporan sebanyak 4 desa yanh berada di tiga wilayah terkait pengelolaan dana desa.

” Rata-rata ini pengelolaan dana desa dari tahun 2017 hingga 2020,” ungkapnya kepada radardesa.co kemarin.

Dikatakannya, banyaknya laporan tersebut terkait proses perencanaan dan pekerjaan fisik dana desa.

BacaLainnya

Pembahasan Ranperda Makin Matang, Bupati Anwar Sadat Puji Kolaborasi DPRD dan Pemerintah Daerah

SMKN 1 Tanjab Barat Bangun Mushola Representatif, Sekda Hermansyah Dorong Pembinaan Akhlak Siswa

Wabup Katamso Apresiasi Program FINCAPES, Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Living Laboratory Mangrove

” Kebanyakan mengenai perencanaan dan pekerjaan fisik dana desa,” ungkapnya.

Namun demikian, Encep mengaku jika secara laporan tertulis dari ke Inspektorat belum ada, kebanyakan dari pemberitaan media massa.

” Kalau laporan tertulis belum ada, kebanyakan dari pemberitaan media,” ungkapnya.

Ia khawatir dengan banyaknya sorotan terkait pelaksanaan Dana desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini,akan berpengaruh kepada kinerja kepala desa, apalagi kata Encep rata-rata saat ini kepala desa di Tanjabbar adalah kades yang baru menjabat.

” Ya saya khawatirnya ini akan mengganggu kinerja kades dengan banyaknya sorotan media terhadap pelaksanaan kinerja kepala desa tersebut, apalagi banyak kades yang baru,” tandasnya.

Encep berharap dinas terkait dalam melakukan pembinaan secara spesifik terhadap pelaksanaan kegiatan dana desa tersebut.

Namun demikan saat dikonfirmasi terkait temuan dalam monitoring kegiatan tahun berjalan yanb dilaksanakan Inspektorat pada pelaksanaan dana desa? Encep mengaku jika dalam monitoring dan evaluasi tidak pernah ada temuan.

” Kalau dalam monev kegiatan dana desa berjalan tidak pernah ada temuan kok, tetapi itu kan sistemnya acak,” jelasnya.

Disinggung soal permasalahan Desa Teluk Sialang Encep mengaku jika persoala tersebut merupakan temuan kegiatan fisik 2019 yang melewati 3 RT.

” Itu ada beberapa temuan, mulai dari kewenangan, kekurangan pekerjaan yang dilaporkan masyarakat awal tahun 2020 lalu ke kejaksaan,” ungkapnya.

Disinggung banyaknya kasus lain seperti desa Sukadamai, Adi Jaya terkait penyalahgunaan kewenangan kepala desa? Encep mengaku tidak pernah ada laporan dari masyarakat.

” Kalau di Tebing itu ada Adi Jaya, Suka Damai, Dataran Kempas kita hanya dengar saja dan memantau, karena tidak ada laporan ke Inspektorat. Kebanyakan kasus seperti ini masyarakat langsung melaporkan ke APH yakni ke Kejaksaan dan Kepolisian,” pungkas mantan Kepala BKPSDM Tanjabbar ini. ( dul)

Tags: Dana Desa

Related Posts

Pembahasan Ranperda Makin Matang, Bupati Anwar Sadat Puji Kolaborasi DPRD dan Pemerintah Daerah
Berita

Pembahasan Ranperda Makin Matang, Bupati Anwar Sadat Puji Kolaborasi DPRD dan Pemerintah Daerah

5 Juni 2026
22
SMKN 1 Tanjab Barat Bangun Mushola Representatif, Sekda Hermansyah Dorong Pembinaan Akhlak Siswa
Berita

SMKN 1 Tanjab Barat Bangun Mushola Representatif, Sekda Hermansyah Dorong Pembinaan Akhlak Siswa

3 Juni 2026
42
Wabup Katamso Apresiasi Program FINCAPES, Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Living Laboratory Mangrove
Berita

Wabup Katamso Apresiasi Program FINCAPES, Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Living Laboratory Mangrove

3 Juni 2026
27
Bangun Daerah dari Sekarang, Wabup Katamso Tantang Pemuda Tanjab Barat Berkontribusi Nyata
Berita

Bangun Daerah dari Sekarang, Wabup Katamso Tantang Pemuda Tanjab Barat Berkontribusi Nyata

3 Juni 2026
143
Anwar Sadat Optimistis MoU dengan Kota Jambi Bawa Dampak Nyata bagi Masyarakat
Berita

Anwar Sadat Optimistis MoU dengan Kota Jambi Bawa Dampak Nyata bagi Masyarakat

2 Juni 2026
149
Rapat Paripurna DPRD: Katamso Sebut Penduduk Modal Utama Pembangunan Daerah
Berita

Rapat Paripurna DPRD: Katamso Sebut Penduduk Modal Utama Pembangunan Daerah

2 Juni 2026
46
Next Post
Mendes Sebut Dana Desa Tak Ada Pengurangan, Justru Bakal Naik

Mendes Sebut Dana Desa Tak Ada Pengurangan, Justru Bakal Naik

PMD Tanjabbar Sebut Penyaluran BLT DD Tahap III, Tunggu Tahap II 100 Persen

ADD Tanjabbar Tahap III Akhirnya Cair 30 Persen

Mendes Sebut Dana Desa Tak Ada Pengurangan, Justru Bakal Naik

Mendes Pinta Pendamping Desa Harus Lihai Menganalisa Persoalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14374 shares
    Share 5750 Tweet 3594
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11731 shares
    Share 4692 Tweet 2933
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8904 shares
    Share 3562 Tweet 2226
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8774 shares
    Share 3510 Tweet 2194
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7766 shares
    Share 3106 Tweet 1942
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD