Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

Dewan Ini Curigai Pemkab Tanjabbar “Main Mata” dengan PetroChina

9 Juli 2020
in Berita, Berita Daerah, Tanjab Barat
0
Dewan Ini Curigai Pemkab Tanjabbar “Main Mata” dengan PetroChina

FOTO: Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Suprayogi Syaiful.

65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Jumlah sumur minyak milik PT. PetriChina yang tak jelas jumlahnya, hingga pernyataan Pemkab Tanjung Jabung Barat sebelumnya atas aturan undang-undang nomor 23 tersebut, dianggap seolah tidak mau tau dan hanya menunggu hasil pembagian saja. Membuat salah seorang anggota DPRD Tanjabbar dari Fraksi Golkar ini Syufrayogi Syaiful gerah.

Syufrayogi Syaiful mengaku mencium gelagat tak sedap antara Pemkab Tanjabbar dengan pihak PetroChina seperti ada yang ditutup-tutupi, pemerintah daerah seharusnya mengkritisi kinerja para pihak perusahaan tersebut.

“Itu pihak swasta yang mengeruk hasil bumi kita, kok hanya menonton dan menunggu hasil tanpa mengetahui apakah benar sesuai data yang sebenarnya,” ujar Syufrayogi Syaiful saat dikonfirmasi.

Politisi Muda Partai Golkar ini mengatakan jika pemkab saat ini menggunakan alasan tidak adanya kewenangan Pemkab Tanjabbar untuk meminta data sumur migas yang dipakai PetroChina, tindakan tersebut berbanding terbalik yang dilakukan Bupati Tanjabbar pendahulunya yang berani menyegel sumur migas milik PetroChina yang tak berizin.

BacaLainnya

Usai Kebakaran Asrama Pesantren, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan ke Korban

Manasik Haji Terintegrasi 2026 Dimulai, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Pentingnya Kesehatan Jamaah

Tak Berkutik Saat Digerebek, Pemuda Renah Mendaluh Diciduk di Area Perkebunan

“Yang di jelaskan pemkab hanya sebagai alasan untuk tidak ikut responsif dan terbuka atas permintaan Dewan patut di curigai, pertama jika betul pemkab tak punya kewenangan, lantas apa yg mendasari peristiwa penyegelan sumur yg dilakukan pada zaman Bang Usman, kedua penyebutan UU no 23 yg disebut oleh pemkab itu salah, seharusnya UU no 33 th 2004 yg dipakai, artinya Pemkab tak punya keseriusan dalam mengkaji persoalan mengenai migas,” ungkap mantan Ketua DPD KNPI Tanjabbar ini.

Tak hanya itu, Yogi (sapaan akrabnya,red) mencurigai ada kongkalingkong oknum pejabat Pemkab Tanjabbar dengan pihak PetroChina ini.

” Ada apa ini? Ada aroma tak beres di Pemkab Tanjabbar, harusnya ketika ada sumur illegal segel, ini minta data sumur saja gak berani apalagi mau nyegel,” tandasnya.

Ia mencurigai pihak pemerintah daerah seolah bermain dangan pihak petrochina, dibalik polemik akan keabsahan data dan persentase bagi hasil.

“Atau sudah ada pembicaraan tertutup antara petrochina dan Pemkab tanpa melibatkan rakyat,”tegasnya.

Yogi juga menyoroti kurang perhatinnya pihak PetroChina terhadap Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat,bahkan pembinaan dan beasiswa untuk masyarakat sekitar perusahaan di Tanjabbar juga belum sepenuhnya dirasakan.

” Jika perusahaan peduli dengan masyarakat oke, kita senang karena dampaknya ada buat masyarakat. Ini hanya sekedarnya saja, pembinaan, beasiswa dan tenaga lokal hanya nol koma persen,” tandasnya. ( dul).

Tags: Tanjab Barat

Related Posts

Usai Kebakaran Asrama Pesantren, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan ke Korban
Berita

Usai Kebakaran Asrama Pesantren, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan ke Korban

9 Februari 2026
60
Manasik Haji Terintegrasi 2026 Dimulai, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Pentingnya Kesehatan Jamaah
Berita

Manasik Haji Terintegrasi 2026 Dimulai, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Pentingnya Kesehatan Jamaah

8 Februari 2026
24
Tak Berkutik Saat Digerebek, Pemuda Renah Mendaluh Diciduk di Area Perkebunan
Berita

Tak Berkutik Saat Digerebek, Pemuda Renah Mendaluh Diciduk di Area Perkebunan

8 Februari 2026
13
Dari Rakornas ke Lapangan, Bupati Anwar Sadat Pastikan Penanganan Sampah Berjalan
Berita

Dari Rakornas ke Lapangan, Bupati Anwar Sadat Pastikan Penanganan Sampah Berjalan

7 Februari 2026
39
Polres Tanjab Barat Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Kuala Tungkal, Tindak Lanjut Arahan Presiden
Berita

Polres Tanjab Barat Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Kuala Tungkal, Tindak Lanjut Arahan Presiden

6 Februari 2026
14
Sakit Hati Berujung Tikaman, Nyawa Pemuda Kuala Tungkal Melayang
Berita

Sakit Hati Berujung Tikaman, Nyawa Pemuda Kuala Tungkal Melayang

5 Februari 2026
4
Next Post
Pemdes Semau Salurkan BLT DD Tahap III kepada 46 KK

Pemdes Semau Salurkan BLT DD Tahap III kepada 46 KK

Pemdes Muara Danau Salurkan BLT Dana Desa Tahap III

Pemdes Muara Danau Salurkan BLT Dana Desa Tahap III

82 KK di Desa Bram Itam Raya Terima BLT-DD Tahap III

82 KK di Desa Bram Itam Raya Terima BLT-DD Tahap III

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14340 shares
    Share 5736 Tweet 3585
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11627 shares
    Share 4651 Tweet 2907
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8888 shares
    Share 3555 Tweet 2222
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8586 shares
    Share 3434 Tweet 2147
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7749 shares
    Share 3100 Tweet 1937
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD