Tingkatkan Kapasitas Pesilat, Pagar Nusa Tanjabbar Gelar UKT

  • Whatsapp
Para santri Pagar Nusa yang mengikuti UKT

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Derap langkah Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Tanjung Jabung Barat, kian membahana seiring riuhnya kegiatan yang dilakukan para pesilat badan otonom Jam’iyah Nahdlatul Ulama itu.

Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Tanjung Jabung Barat, terus menunjukkan eksistensinya dengan terlibat dalam berbagai aksi sosial dan kegiatan penguatan internal.

Bacaan Lainnya

Perguruan Silat Nahdlatul Ulama (NU) Pagar Nusa Tanjab Barat (Tanjabbar), menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Desa Parit Bilal, Kecamatan Pengabuan, Jumat (25/09).

UKT yang mengangkat tema “Kebhinekaan dan Keberagamaan Menuju Toleransi” dan diikuti 72 santri Pagar Nusa se Tanjabbar dilaksanakan oleh Pagar Nusa Cabang Tanjabbar.

“UKT secara berkala kami lakukan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas para pesilat,” tukas Ketua Harian PC Pagar Nusa Tanjabbar, Gus Mujiburrahman kepada radardesa.co Sabtu (26/09).

Pengasuh Pondok Pesantren Ribhatul Athfal Pengabuan  itu menegaskan, pihaknya akan terus merekrut anggota baru untuk memperkuat pesilat yang telah ada, mulai dari anak SMP hingga perguruan tinggi.

“Semua itu kita niatkan untuk membantu dan membentengi ulama, menyerbarkan Islam ala ahlissunnah wal Jama’ah,” lanjutnya.

Kyai Muda yang sering dipanggil Gus Mujib itu menekankan, bagi santri Pagar Nusa NKRI adalah harga mati yang tidak boleh ditawar-tawar.

“Kita adalah benteng NKRI, Kiyai NU. Siapa yang mengganggu NKRI dan Ulama NU maka kita harus menjadi garda terdepan,”katanya.

Tak hanya itu, Gus Mujib juga menambahkan kader Pagar Nusa wajib mengibarkan bendera perang terhadap mereka yang ingin mengganggu NKRI, Kiyai dan NU.

“Saya berharap Pagar Nusa dapat menjadi garda terdepan menjaga Aswaja An-nahdliyah di Tanjabbar,”ujarnya.(dul)

Pos terkait