Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Radar Politik

Tokoh Kecamatan Tanah Tumbuh Meminta Maaf dan Sayangkan Insiden Brutal Terhadap Hamas

22 November 2020
in Pilbup, Radar Politik
0
Tokoh Kecamatan Tanah Tumbuh Meminta Maaf dan Sayangkan Insiden Brutal Terhadap Hamas
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MUARABUNGO,RADARDESA.CO – Tokoh asal Kecamatan Tanah Tumbuh, H.M Tommy Usman menyanyangkan insiden brutal yang terjadi terhadap calon Bupati Bungo nomor urut 2, H Mashuri di Kampung Padang, Dusun Tanah Tumbuh, Kecamatan Tanah Tumbuh, Sabtu sore (21-11-2020). Sebagai putra Tanah Tumbuh, Tommy Usman mengaku sangat malu insiden tersebut terjadi.

Hal itu diungkapkan Tommy dalam kampanye virtual di studio Media Center Hamas-Apri, Sabtu malam yang ditayangkan secara live pukul 20.00 WIB.

“Hal ini sudah 20 tahun hilang. Sejak zaman pak Zulfikar. Saya ikut mendidik. Tapi kenapa sekarang muncul lagi,” kata Tommy yang hadir sebagai narasumber bersama salah satu tokoh senior Kabupaten Bungo, H Hasan Ibrahim yang juga ikut bersama rombongan Hamas saat itu.

Menurut Tommy, dia berkeyakinan yang berbuat seperti itu adalah oknum segelintir orang yang salah dalam memahami kepribadian Hamas yang dia nilai sangat baik dan agamis. Sehingga dia menduga ketidaktahuan itu dimanfaatkan oleh pihak yang tidak senang dengan Hamas.

BacaLainnya

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, DPRD Tanjab Barat Bahas 4 Ranperda Strategis

Ketua DPRD Hamdani Rangkul Tokoh Masyarakat dan Kicau Mania Ulu, Perkuat Sinergi Sosial

Reses, Anggota DPRD Provinsi Jambi Abdul Hamid Serap Aspirasi Warga Tungkal III

“Apapun alasannya saya menyesalkan hal ini,” kata pensiunan PNS yang diketahui selalu menduduki jabatan penting di pemerintahan Kabupaten Bungo, seperti Asisten I, Kepala Bapeda, Kepala Dinas Pertambangan dan sejumlah jabatan penting lainnya.

Sebagai putra Kecamatan Tanah Tumbuh dia sangat khawatir insiden ini akan merusak citra baik warga Kecamatan Tanah Tumbuh yang sudah dibangun dengan cara yang cerdas sejak awal Zulfikar Ahmad menjabat Bupati Bungo.

Padahal katanya masih terlalu banyak tokoh dan warga Tanah Tumbuh, bahkan mayoritas sangat mendukung serta menginginkan Hamas-Apri kembali memimpin Kabupaten Bungo. Tapi itu dirusak oleh ulah oknum segelintir orang, yang dia yakini otaknya tak sampai 20 orang.

“Saya jamin warga Tanah Tumbuh tidak begitu. Saya yakin nantik mereka akan menyesal,” ulas Tommy.

“Ada sebelas Desa (dusun) di Kecamatan Tanah Tumbuh, cuma satu dan segelintir orang yang begini. Satu ini bukan semua. Saya yakin cuma dua puluh orang,” kata Tommy lagi.

Hal itu kata Tommy setelah dirinya memastikan langsung dengan tokoh dan ninik mamak setempat. Hasilnya, ninik mamak tidak ada yang tahu. Maka sebagai putra Tanah Tumbuh dia sudah mendorong Tokoh Tanah Tumbuh untuk mendudukkan persoalan ini. Sekaligus meminta maaf atas insiden yang menciderai citra baik keluarga besar Tanah Tumbuh tersebut.

“Sebagai warga saya sampaikan permohonan maaf kepada bapak H Mashuri. Ini bukan kehendak tokoh Tanah Tumbuh. Dan kejadian ini tidak menjeneralisir kehendak masyarakat. Saya yakin ini hanya segelintir orang yang menerima pemahaman yang salah dengan sosok H Mashuri. Ini sangat menyedihkan warga Tanah Tumbuh. Tidak semua begitu. Masih terlalu banyak yang baik. Bahkan terlalu banyak yang mendukung Hamas-Apri,” kata Tommy kepada dua moderator Ahmad Ramadhan dan Solahudin dalam acara yang ditayangkan secara live dan bisa disaksikan di fanspage Facebook mashuri hamas tersebut.

Sementara H Hasan Ibrahim menilai, apapun alasannya kata Dia insiden itu adalah kesalahan yang sudah keterlaluan. Hamas sambung tokoh yang pernah empat periode menjadi anggota DPRD baik di Kabupaten Bungo maupun Provinsi Jambi ini adalah seorang bupati aktif yang sedang cuti. Apalagi Hamas saat itu datang menghadiri undangan demi menghargai tuan rumah dan warga setempat yang sedang menggelar pesta pernikahan.

Insiden itu sambung Hasan Ibrahim sudah melanggar paling tidak dua aturan hukum. Baik hukum pemerintahan maupun hukum adat.

Lalu katanya, kalau ada yang membelokkan isu insiden itu ke ranah covid-19. Karena khawatir dengan Hamas setelah istrinya Hj Verawati Mashuri terpapar Covid-19, menurut Hasan Ibrahim isu itu tidak beralasan. Sebab, Hamas sudah isolasi, lalu sejak beberapa hari lalu sudah mengumumkan hasil sweb negatif. Bahkan itu sudah dilakukan beberapa kali.

Sehingga katanya insiden itu dikaitkan dengan Covid-19 sangat tidak tepat dan hanya terkesan mengada-ngada. Bahkan dia menuding yang membelokkan isu itu tidak membaca situasi.

“Namun demikian, H Mashuri orangnya sangat tenang, tidak ada kepanikan dari beliau, bahkan beliau sendiri meminta tim serta simpatisannya untuk tetap tenang dan tidak terpancing. Hamas meminta kita semua tetap menjaga pilkada damai,” tutup Hasan Ibrahim.(tmc)

Tags: Pilkada 2020

Related Posts

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, DPRD Tanjab Barat Bahas 4 Ranperda Strategis
Parlemen

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, DPRD Tanjab Barat Bahas 4 Ranperda Strategis

29 Mei 2026
5
Ketua DPRD Hamdani Rangkul Tokoh Masyarakat dan Kicau Mania Ulu, Perkuat Sinergi Sosial
Parlemen

Ketua DPRD Hamdani Rangkul Tokoh Masyarakat dan Kicau Mania Ulu, Perkuat Sinergi Sosial

24 Mei 2026
5
Reses, Anggota DPRD Provinsi Jambi Abdul Hamid Serap Aspirasi Warga Tungkal III
Parlemen

Reses, Anggota DPRD Provinsi Jambi Abdul Hamid Serap Aspirasi Warga Tungkal III

19 Mei 2026
95
Penyambutan Kajari Baru Berlangsung Hangat, Ketua DPRD Tanjab Barat Dukung Penguatan Kolaborasi Daerah
Parlemen

Penyambutan Kajari Baru Berlangsung Hangat, Ketua DPRD Tanjab Barat Dukung Penguatan Kolaborasi Daerah

12 Mei 2026
51
DPRD Tanjab Barat Perkuat Komitmen Pro Buruh Lewat Fungsi Legislasi dan Pengawasan
Parlemen

DPRD Tanjab Barat Perkuat Komitmen Pro Buruh Lewat Fungsi Legislasi dan Pengawasan

4 Mei 2026
108
Momen Perpisahan Kajari, Ketua DPRD Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan
Parlemen

Momen Perpisahan Kajari, Ketua DPRD Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan

3 Mei 2026
24
Next Post
Untuk Sarolangun, Ini Rincian Program Pembangunan Al Haris-Abdullah Sani

Rincian Program Pembangunan Haris-Sani Untuk Kota Sungai Penuh

Warga Lubuk Kayu Aro Dukung Penuh Hamas-Apri

Warga Lubuk Kayu Aro Dukung Penuh Hamas-Apri

ISNU Tebo Bagikan Seribu Masker Untuk Santri

ISNU Tebo Bagikan Seribu Masker Untuk Santri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14364 shares
    Share 5746 Tweet 3591
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11722 shares
    Share 4689 Tweet 2931
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8904 shares
    Share 3562 Tweet 2226
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8762 shares
    Share 3505 Tweet 2191
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7766 shares
    Share 3106 Tweet 1942
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD