KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Beredarnya kabar penambahan Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah maupun pasca lebaran menjadi 98 Kasus, seperti yang beredar di masyarakat maupun pemberitaan.
Hal ini mendapat bantahan Satgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tanjabbar.
Juru bicara satgas Covid-19 Kabupaten Tanjabbar Ir.H.Taharuddin mengaku hingga Minggu (16/05/2021) jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 hanya ada 684 kasus dan saat ini dirawat sebanyak 32 orang.
” Hingga saat ini ada 684 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanjabbar dan yang dirawat sebanyak 32 orang disekolah rumah sakit di Tanjabbar,”ujarnya kepada radardesa.co Minggu (16/05/2021).
Lanjutnya, jadi hingga saat ini sejak 12 Mei lalu tidak ada penambahan Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanjabbar.
” Selama lebaran tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Tanjabbar, yang beredar selama ini, kami gak tau data dari mana,” ungkapnya.
Taharuddin yang juga Kadis Kominfo Kabupaten Tanjabbar ini merinci saat ini masih ada 32 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 baik yang isolasi mandiri maupun dirawat disejumlah rumah sakit di Tanjabbar.

” 16 orang saat ini isolasi mandiri, 4 dirawat di RSUD KH Daud Arif, 4 di Eks Puskesmas 2 Kualatungkal, 1 di RSUD Raden Mattaher, 7 di isolasi di Balai adat,”ungkapnya.
Bahkan Taharuddin membantah isu yang beredar di masyarakat maupun pemberitaan di media terkait penambahan hingga 98 kasus pasca lebaran Idul Fitri 1442 hijriah.
” Yang pasti setelah lebaran ini tidak ada penambahan pasien yang terkonfirmasi dan tempat isolasi masih menampung,”bantahnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, melalui himbuan Kapolres Tanjabbar bahwa hingga 15 Mei 2021 ada penambahan 98 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan ada berita TV swasta nasional yang memberitakan sejumlah jamaah sholat Ied di salah satu Masjid belasan jamaahnya terkonfirmasi positif Covid-19. (*).










