Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

Ketua DPRD Sumsel Anita Pertanyakan RS di Palembang Masih Tanyakan Kartu BPJS Kesehatan Saat Berobat

21 Maret 2022
in Berita, Berita Daerah
0
Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) 1 kota Palembang menggelar reses di BPJS Kesehatan Sumselbabel, Senin (21/3). (Photo: hms).

Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) 1 kota Palembang menggelar reses di BPJS Kesehatan Sumselbabel, Senin (21/3). (Photo: hms).

33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PALEMBANG, RADARDESA.CO – Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) 1 kota Palembang menggelar reses di kantor BPJS Kesehatan Sumselbabel di Jalan Kol H Burlian depan RSUD Siti Fatimah Palembang, Senin (21/3).

Reses kali ini dipimpin Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati didampingi anggota DPRD Sumsel lainnya Mgs Syaiful Padli, Kartak Sas, H Chairul S Matdiah , Dedi Sipriyanto, Prima Salam.Juga hadir Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Sumselbabel Siti Farida Hanum dan jajaran.

Hj RA Anita Noeringhati mempertanyakan kebijakan sejumlah rumah sakit di Palembang yang masih mempertanyakan kartu BPJS Kesehatan saat berobat di rumah sakit selain ditanya Nomor Induk Kependukan (NIK).

“ Kok kartu BPJS masih jadi syarat berobat , maksud saya BPJS bikin regulasi yang pasti, jangan kami nanti bicara seperti yang ibu sampaikan tadi bahwa tidak perlu kartu BPJS Kesehatan , ternyata di rumah sakit beda, saya mengalami sendiri itu ditanya kartu BPJS Kesehatannya,” katanya.

BacaLainnya

Bawa Arakan Sahur ke Dunia Robotika, Finalis IRIFair 2026 Dapat Dukungan Pemkab Tanjab Barat

Kualitas Udara Tanjabbar Sangat Tidak Sehat, Sekolah Mulai Daring

Selain itu mantan Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel ini juga mempertanyakan kebijakan BPJS Kesehatan terkait masyarakat yang tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) lantaran tidak memiliki surat nikah , sementara syarat membuat KK harus ada surat nikah.

“Kemarin saya usulkan kewarga di dapil saya coba kalian mengajukan Isbat Nikah yang nantinya dibuatkan surat nikah, dan ini di masyarakat khususnya kota Palembang dapil kami ini masih banyak, ini khan harus diberikan solusi sementara mereka bukan kumpul kebo karena sudah beranak pinak bercucu, cuma tidak ada surat nikah, ini yang jadi masalah ,” katanya.

Mantan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel ini melihat BPJS Kesehatan adalah lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah untuk melaksanakan JKN, sementara BPJS Kesehatan dirinya lihat terlalu rigit dalam menjalankan tugasnya.

“Kalau kita terlambat bayar premi kita tidak di layani tapi kita bayar premi tapi tidak sakit ya bagus, tetapi maksud saya kalau ada orang miskin belum terdaftar karena ternyata dari BPS saat audiensi dengan saya ternyata daftar kemiskinan antara BPS, Dukcapil dan Dinsos belum singkron , makanya kita anggaran PBI yang harusnya dibayar oleh APBD itu belum teranggarkan semua karena data riil belum kita terima, kita tidak mungkin menganggarkan sejumlah yang disampaikan Mgs Syaiful Padli tadi tapi belum terverifikasi karena kenyataannya data orang miskin ini dijadikan dasar untuk memberikan bantuan PKH, BLT dan lain sebagainya karena kedepan memang harus satu data seperti ibu sampaikan tadi,” katanya.

Selain itu Anita berharap BPJS Kesehatan memiliki sebuah diskresi atau kebijakan kalau memang untuk orang miskin yang mendapatkan surat miskin ada kelonggaran untuk bisa berobat walaupun belum terdaftar di BPJS Kesehatan .

Sedangkan Mgs Syaiful Padli meminta pihak BPJS Kesehatan jika rapat di pusat apa yang dikemukakan Hj RA Anita Noeringhati menurutnya adalah kondisi riil di lapangan yang bisa di sampaikan ke pusat.

“ Faktanya di lapangan orang miskin sakit, ini saya dapat whatapps bayi baru lahir dikenakan Rp 21 juta dirumah sakit Bari kota Palembang , dia pakai KIS tapi kartu KIS tidak bisa dipakai karena kartu KISnya sudah tidak berlaku lagi, permasalahan seperti ini bukan satu dua kasus,, kalau begini orang bisa mati duluan, kita ingin kita cari solusi,” katanya.

Politisi PKS ini juga sempat menguraikan bagaimana komisinya , sempat berkunjung ke Pusdatin Kemensos memang kuota di Sumsel untuk PBI APBN masih sangat luar biasa namun belum di jemput bola secara maksimal.

Menanggapi hal tersebut Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Sumselbabel Siti Farida Hanum mengatakan, mengenai surat miskin itu kewenangannya di Dinsos dan bukan di BPJS Kesehatan .

“Mereka yang belum terdaftar di JKN intinya datangnya ke Dinsos, tinggal Dinsos rekomendasinya ke BPJS ,”katanya.

Selain itu dia berharap dengan adanya niat dari Gubernur Sumsel yang akan mengumpulkan Dinsos kabupaten kota dan provinsi semuanya bisa teratasi.

Dia mengakui pihaknya di lapangan masih ketemu puskesmas yang tanyakan kartu BPJS Kesehatan.

“ Jadi ini kami pastikan untuk semua faskes tidak selalu menanyakan kartu BPJS Kesehatan tinggal di tanya KTPnya saja tetapi sejauh ini orang yang membawa KTP , Insya Allah tetap kita terima , itu tetap jadi PR kami ,” katanya.

Mengenai pasien miskin yang masuk rumah sakit tapi belum punya kartu BPJS Kesehatan dalam arti belum terdaftar di BPJS Kesehatan, menurut Siti Farida Hanum, rumah sakit apapun kondisi pasien kalau dalam kondisi darurat dalam undang-undang wajib memberikan pertolongan dulu .

“ Sehingga kepersertaan JKN pun masih diberikan kesempatan 3 x 24 jam hari kerja untuk mengurus administrasinya , bisa jadi kartu JKNnya terselip, sehingga dia belum bisa membawa data apapun  untuk identifikasi tetapi  apapun ceritanya kalau sudah akses kesehatan  mau di bawa kartu atau enggak  atau terdaftar atau enggak kita layani dulu, sehingga nanti pada saat pasien sudah masuk baru di urus administrasinya , kalau masyarakat tidak mampu tinggal koordinasi dengan dinas kesehatan atau dinsos untuk  untuk dimasukkan sebagai perserta BPJS Kesehatan ,” katanya.

Selain itu seluruh rumah sakit dia  lihat sudah paham dengan kewenangannya .

Dia menegskan pihaknya hanya sebagai mandatory menerima data dimana solusi  penerbitan KK bukan di BPJS Kesehatan.

“Sehingga mungkin  perlu juga dukcapil dan memang perekaman data harus dipercepat, selama ini memang yang dibilang mandatory  kedepan kita akan single data berbasik NIK, ini  kami dari daerah hingga pusat komunikasi dengan Dukcapil sebenarnya sudah cukup intens pengurusan administrasi Dukcapil , “ katanya. ***

Related Posts

Bawa Arakan Sahur ke Dunia Robotika, Finalis IRIFair 2026 Dapat Dukungan Pemkab Tanjab Barat
Berita

Bawa Arakan Sahur ke Dunia Robotika, Finalis IRIFair 2026 Dapat Dukungan Pemkab Tanjab Barat

16 September 2026
3
Berita Daerah

15 September 2026
5
Kualitas Udara Tanjabbar Sangat Tidak Sehat, Sekolah Mulai Daring
Berita Daerah

Kualitas Udara Tanjabbar Sangat Tidak Sehat, Sekolah Mulai Daring

15 September 2026
21
Keringanan PKB 2026 Disosialisasikan, Pemkab Tanjab Barat Siap Dorong Partisipasi Wajib Pajak
Berita

Keringanan PKB 2026 Disosialisasikan, Pemkab Tanjab Barat Siap Dorong Partisipasi Wajib Pajak

14 September 2026
5
Safari Jumat di Dusun Mudo, Anwar Sadat Bawa Bantuan dan Janji Perhatian untuk Infrastruktur
Berita Daerah

Safari Jumat di Dusun Mudo, Anwar Sadat Bawa Bantuan dan Janji Perhatian untuk Infrastruktur

11 September 2026
7
Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kamtibmas
Berita Daerah

Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kamtibmas

11 September 2026
6
Next Post
Bupati : Ada 43 Desa Yang Akan Laksanakan Pilkades 

Bupati : Ada 43 Desa Yang Akan Laksanakan Pilkades 

Fraksi PKB Setujui 3 Raperda Inisiatif Daerah Dengan Catatan

Fraksi PKB Setujui 3 Raperda Inisiatif Daerah Dengan Catatan

Untuk Penurunan Angka Stunting, Wabup  Studi Kaji ke Gianyar Bali

Untuk Penurunan Angka Stunting, Wabup  Studi Kaji ke Gianyar Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14420 shares
    Share 5768 Tweet 3605
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11896 shares
    Share 4758 Tweet 2974
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8961 shares
    Share 3584 Tweet 2240
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8937 shares
    Share 3575 Tweet 2234
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7851 shares
    Share 3140 Tweet 1963
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD