KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Pekerjaan lanjutan pembangunan gedung kantor UPTB PPD Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) atau Kantor Samsat di jalan Beringin, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar diduga asal jadi.
Pekerjaan ini didanai uang APBD Provinsi Jambi tahun 2021 ini dalam pengerjaannya, proyek ini di anggap tidak mengedepankan kualitas, sedangkan pengerjaannya dinilai asal – asalan, bahkan saat di sambangi dilapangan di temukan adanya retakan di beberapa bagian lantai dasar, serta plasteran semen ada yang terkelupas.

Ketua LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Petisi Tanjabbar (Tanjung Jabung Barat) syarifuddin AR merasa kecewa, hal ini karena proyek yang di kerjakan rekanan kontraktor, terkesan asal – asalan, sabtu (16/04/2022).
” Dibeberapa bagian sudah terjadi reaksi dan banyak yang terkelupas plaster semennya,” ujarnya.
Udin codet sapaan akrabnya, meminta proyek tersebut di benahi agar tidak merugikan rakyat dan uang negara.
Lebih lanjut Udin Codet mengatakan, jika dilihat dari spesifikasi pengerjaannya, di bawah standar, seharusnya untuk pondasi lantai harus tepat ukurannya, sehingga tidak mengakibatkan retakan pada bagunan.

“Kepada tim pengawasan teknis dengan keahliannya oleh perusahaan itu harus ada. Proyek ini diduga dengan pembayaran upeti terlebih dahulu, sehingga terkesan dalam pengerjaannya asal – asalan, “pungkasnya.
Diketahui, paket pekerjaan lanjutan pembangunan gedung kantor UPTB PPD Tanjabbar ini dikerjakan/dimenangkan oleh CV. LINAS KONSTRUKSI.
Dengan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi jambi tahun anggaran 2021 sebesar, Rp. 6.105.800.000.00.(rie)










