KUALATUNGKAL,radadesa.co – Hingga saat ini korban kecelakaan kerja Jembatan penyebrangan Sungai Limau Desa Sungai Landak masih belum ditemukan. Pihak Basarnas dibantu Kepolisian Resort Tanjabbar bersama masyarakat masih berjibaku melakukan pencarian korban.
Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Wicaksono menegaskan pihaknya hingga kemarin masih memprioritaskan pencarian korban pekerja perbaikan jembatan Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang tenggelam akibat dari jembatan yang ambruk tersebut.
Kapolres menegaskan Polres Tanjabbbar juga melakukan penyelidikan terkait dengan kecelakaan kerja yang terjadi yang mengakibatkan dua orang tertimpa bangunan jembatan.
“Upaya penyelidikan tetap kita lakukan, sampai saat ini kita masih priotas dalam pencarian korban bersama instansi lain nya dan basarnas sebagai leading sektor nya.” Pungkasnya kepada awak media saat dikonfirmasi Sabtu (23/5/2026.
Selain itu, Polres Tanjabbbar juga akan melakukan penyelidikan pada dugaan gagal kontruksi.
Diduga gagal kontruksi proyek jembatan penyebrangan Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang menghabiskan Rp 5 Miliar tahun anggaran 2024 lalu itu runtuh.








