“Belum kita simpulkan masih dalam pnyelidikan,” kata Kapolres Tanjabbar AKBP Maulia Wicaksono terkait dugaan gagal kontruksi pada jembatan itu.
Diberitakan sebelumnya Jembatan Penyebrangan Sungai LimauvDesa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjung Jabung Barat dibangun pada 2024 lalu dengan nilai Rp 5 Miliar.
Namun, bangunan itu mengalami sejumlah masalah mulai dari tiang yang retak parah dan dilakukan perbaikan pada sekitar 20 Mei lalu, yang memakan korban dua orang pekerja akibat bangunan jembatan itu ambruk.
Kedua korban masih terus dilakukan pencarian yakni Iyan (35) Warga Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan dan Nur Atoni (42) Warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Sebrang Kota.
Bahkan Kapolres Tanjabbar AKBP Maulia Wicaksono langsung ikut turun melalui pemantauan dan pencarian bersama tim gabungan pada Jumat 22 Mei 2026. Namun pencairan belum membuahkan hasil.(*)







