Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

Baru 33 Persen Tertangani, Pemkab Tanjab Barat Cari Solusi Atasi 5,5 Ton Sampah per Hari

10 September 2026
in Berita
0
Baru 33 Persen Tertangani, Pemkab Tanjab Barat Cari Solusi Atasi 5,5 Ton Sampah per Hari
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TANJAB BARAT, Radardesa.co – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tengah mencari langkah konkret untuk mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas masyarakat.

 

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., mengungkapkan timbulan sampah di daerah itu diperkirakan mencapai 5,5 ton per hari. Dari jumlah tersebut, penanganannya saat ini baru berada di kisaran 33 persen.

 

BacaLainnya

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat

Hal tersebut disampaikan Katamso saat menghadiri Bimbingan Teknis Pengurangan Sampah dan Pembinaan Kelompok Masyarakat di Hotel Masakini Syariah Kuala Tungkal, Kamis (10/9/2026).

 

Menurut Katamso, meningkatnya timbulan sampah tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat. Dengan pertumbuhan ekonomi daerah sekitar 5,21 persen, persoalan persampahan menjadi salah satu konsekuensi yang perlu mendapat perhatian serius.

 

“Di balik pertumbuhan ekonomi tersebut terdapat konsekuensi yang harus kita kelola bersama, salah satunya meningkatnya timbulan sampah,” ujar Katamso.

 

Pemkab Tanjab Barat, kata dia, tidak ingin pengelolaan sampah hanya sebatas mengumpulkan dan mengangkut sampah. Masyarakat juga didorong untuk melihat sampah sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai guna dan ekonomi.

 

Dorong Sampah Jadi Produk Bernilai

 

Katamso menyebut konsep ekonomi sirkular dapat menjadi salah satu pendekatan dalam mengurangi persoalan sampah.

 

Ia mencontohkan pengolahan sampah menjadi paving block yang telah dilakukan masyarakat di salah satu lokasi pengolahan sampah di Tanjab Barat.

 

Menurutnya, inovasi tersebut membuktikan bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan produk yang bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

 

“Kami ingin pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada kegiatan pengumpulan dan pengangkutan, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi sirkular,” katanya.

 

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Tanjab Barat masih membutuhkan penguatan sarana dan prasarana, termasuk mesin pemilah, mesin pencacah dan peralatan pengolahan sampah lainnya.

 

Pemerintah daerah juga mendorong pembentukan serta pengembangan kelompok masyarakat di sejumlah kecamatan agar pengelolaan sampah dapat dilakukan dari tingkat lingkungan secara mandiri.

 

Depo Sampah Disiapkan di Kawasan Kuala Tungkal

 

Selain pengelolaan berbasis masyarakat, Pemkab Tanjab Barat menyiapkan pembangunan depo sampah di kawasan pintu masuk Kuala Tungkal, tepatnya di sekitar terminal.

 

Depo tersebut nantinya menjadi tempat pengumpulan sementara sebelum sampah diangkut ke tempat pemrosesan akhir.

 

Katamso mengatakan keberadaan depo diharapkan dapat memperbaiki pola pengangkutan sampah sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.

 

Pemkab juga membuka opsi kerja sama atau penyewaan kendaraan pengangkut sampah sebagai salah satu alternatif untuk menjaga pelayanan tetap berjalan.

 

Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan bantuan kendaraan roda tiga dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendukung aktivitas pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

 

Katamso berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

Elpisina Dorong Penanganan dari Tingkat Bawah

 

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB Dapil Jambi, Elpisina, S.Sos., M.Si., mengatakan persoalan sampah tidak lagi sebatas masalah kebersihan.

 

Menurutnya, sampah telah menjadi persoalan lingkungan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

 

“Persoalan sampah harus kita tangani secara bersama-sama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha maupun seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kepedulian yang sama,” ujar Elpisina.

 

Ia mengapresiasi upaya Pemkab Tanjab Barat dalam memperkuat sarana dan prasarana persampahan. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, pemerintah kabupaten dinilai perlu terus mencari inovasi dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.

 

Elpisina berharap hasil bimbingan teknis tersebut dapat diterapkan oleh kelompok masyarakat dan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi.

 

Dengan penguatan sarana, pembinaan kelompok masyarakat serta dukungan lintas sektor, Pemkab Tanjab Barat berharap pengurangan sampah dapat dilakukan sejak dari sumbernya dan secara bertahap meningkatkan cakupan penanganan sampah di daerah.

 

“Persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua,” pungkas Katamso.

Related Posts

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat
Berita Daerah

Ketua DPRD Hamdani Apresiasi Bantuan Revitalisasi Sekolah di Tanjab Barat

21 Oktober 2026
6
ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan
Berita Daerah

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

12 Oktober 2026
35
Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat
Berita Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Masker Ke Masyarakat

10 Oktober 2026
7
Kabut Asap, 2.024 Warga Tanjabbar Tercatat Terserang ISPA Periode Agustus–Oktober 2026
Berita Daerah

Kabut Asap, 2.024 Warga Tanjabbar Tercatat Terserang ISPA Periode Agustus–Oktober 2026

10 Oktober 2026
47
Hamdani Dorong Pelestarian Batik Khas Tanjabbar
Berita Daerah

Hamdani Dorong Pelestarian Batik Khas Tanjabbar

2 Oktober 2026
6
Ketua DPRD Tanjab Barat Bacakan Ikrar Di Hari Peringatan Pancasila Tahun 2026
Berita

Ketua DPRD Tanjab Barat Bacakan Ikrar Di Hari Peringatan Pancasila Tahun 2026

1 Oktober 2026
6
Next Post
Perkuat Pelayanan Publik, Anwar Sadat Lantik Lima Pejabat Manajerial Pemkab Tanjab Barat

Perkuat Pelayanan Publik, Anwar Sadat Lantik Lima Pejabat Manajerial Pemkab Tanjab Barat

Kapolres Baru Tanjab Barat Tiba, Wabup Katamso Tekankan Penguatan Sinergi

Kapolres Baru Tanjab Barat Tiba, Wabup Katamso Tekankan Penguatan Sinergi

Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kamtibmas

Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kamtibmas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14471 shares
    Share 5788 Tweet 3618
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11983 shares
    Share 4793 Tweet 2996
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    9053 shares
    Share 3621 Tweet 2263
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8958 shares
    Share 3583 Tweet 2240
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7876 shares
    Share 3150 Tweet 1969
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD