Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Nasional

Gerhana Bulan Total Malam Ini, dapat Disaksikan di 7 Provinsi Ini

26 Mei 2021
in Nasional
0
Gerhana Bulan Total Malam Ini, dapat Disaksikan  di 7 Provinsi Ini
209
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,RADARDESA.CO – Berdasarkan data hisab yang dilakukan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Gerhana Bulan Total (GBT) yang akan terjadi pada Rabu (26 Mei 2021) berdurasi sekitar 1 jam 5 menit hingga 3 jam 8 menit. Metode yang digunakan oleh LFPBNU adalah sistem hisab haqiqy bittahqiq (kontemporer).

“Ada tujuh propinsi yang mengalami Gerhana Bulan Total ini secara utuh karena di masing–masing propinsi tersebut awal fase gerhana sebagian terjadi setelah Matahari terbenam. Yakni di Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur,” kata Wakil Sekretaris LFPBNU Ma’rufin Sudibyo kepada NU Online, Selasa (25/5).

Sebaliknya lanjut Ma’rufin, ada empat provinsi yang diperhitungkan hanya akan mengalami tahap akhir gerhana saja karena fase gerhana total terjadi pada saat Matahari belum terbenam. Yakni di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Riau.

Hasil hisab menunjukkan fase-fase Gerhana Bulan Total ini di seluruh Indonesia meliputi awal fase gerhana sebagian pada pukul 16:44:59 WIB, awal fase gerhana total pada 18:11:26 WIB, pertengahan gerhana pada 18:18:41WIB, akhir fase gerhana total pada 18:25:56 WIB, dan akhir fase gerhana sebagian pada 19:52:53 WIB.

BacaLainnya

Krisdayanti Hingga Rano Karno, Artis Terkemuka Yang Sudah Resmi Menjadi Calon Kepala Daerah 2024

Pj. Walikota Prabumulih H. Elman ST, MM Tinjau Lokasi Banjir dan Sampaikan Bantuan Kepada Warga Terdampak

Wamendes Himbau Agar Pendamping Desa di Seluruh Indonesia Netral

Adapun jarak Bumi dan Bulan di awal fase gerhana sebagian sejauh 357.417 km dan jarak Bumi dan Bulan di akhir fase gerhana sebagian sejauh 357.519 km.

Ma’rufin menjelaskan bahwa gerhana bulan ini diperhitungkan terjadi pada saat bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi (titik perigean).

Sehingga merupakan Gerhana Bulan Perigean. Fase-fase gerhana tersebut sama untuk seluruh Indonesia. Sehingga tidak ada perbedaan antara satu lokasi dengan lokasi yang lain.

“Perbedaan mendasar adalah hanya Indonesia bagian timur yang mengalami fase gerhana secara utuh (dari awal fase gerhana sebagian hingga akhir akhir fase gerhana sebagian). Sedangkan Indonesia bagian barat tidak demikian. Bahkan ujung utara pulau Sumatra tidak mengalami fase gerhana total sama sekali karena Matahari belum terbenam (Bulan belum terbit) pada saat fase tersebut terjadi dari awal hingga akhir,” jelasnya.

Dalam setiap tahun Hijriyyah terjadi 12 peristiwa istikbal, namun tidak setiap istikbal menghasilkan Gerhana Bulan. Sebab orbit Bulan membentuk sudut 5º 14’ terhadap ekliptika sehingga Bulan tidak selalu menempati salah satu di antara dua titik nodalnya manakala istikbal terjadi.

Situasi dimana istikbalterjadi bersamaan dengan Bulan menempati atau berdekatan dengan salah satu titik nodalnya hanya terjadi minimal 2 kali dan maksimal 4 kali dalam setiap tahun Hijriah.(*)

Tags: Nasional

Related Posts

Krisdayanti Hingga Rano Karno, Artis Terkemuka Yang Sudah Resmi Menjadi Calon Kepala Daerah 2024
Berita

Krisdayanti Hingga Rano Karno, Artis Terkemuka Yang Sudah Resmi Menjadi Calon Kepala Daerah 2024

21 September 2024
44
Pj. Walikota Prabumulih H. Elman ST, MM Tinjau Lokasi Banjir dan Sampaikan Bantuan Kepada Warga Terdampak
Nasional

Pj. Walikota Prabumulih H. Elman ST, MM Tinjau Lokasi Banjir dan Sampaikan Bantuan Kepada Warga Terdampak

13 Januari 2024
12
Wamendes Himbau Agar Pendamping Desa di Seluruh Indonesia Netral
Berita

Wamendes Himbau Agar Pendamping Desa di Seluruh Indonesia Netral

3 Januari 2024
138
Atasi Krisis Air Bersih, Demokrat Prabumulih Salurkan 30ribu Liter Air Bersih
Berita

Atasi Krisis Air Bersih, Demokrat Prabumulih Salurkan 30ribu Liter Air Bersih

27 September 2023
42
Juara 1 Capaian Realisasi PNBP, Ditlantas Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kapolri
Berita

Juara 1 Capaian Realisasi PNBP, Ditlantas Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kapolri

6 Juli 2023
53
Presiden Jokowi Tinjau Kondisi Jalan di Provinsi Jambi
Berita

Presiden Jokowi Tinjau Kondisi Jalan di Provinsi Jambi

16 Mei 2023
82
Next Post
Kapolres Muarojambi Perintahkan Tindak Tegas Oknum Pengacau di TPS

Kapolres Muarojambi Perintahkan Tindak Tegas Oknum Pengacau di TPS

Puluhan Ribu Susu dan Logistik PSU di Distribusikan ke Tiga Kecamatan di Muaro Jambi

Puluhan Ribu Susu dan Logistik PSU di Distribusikan ke Tiga Kecamatan di Muaro Jambi

Pemdes Bram Itam Raya Gelar Pemilihan Ketua RT Secara Serentak

Pemdes Bram Itam Raya Gelar Pemilihan Ketua RT Secara Serentak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14350 shares
    Share 5740 Tweet 3588
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11689 shares
    Share 4676 Tweet 2922
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8896 shares
    Share 3558 Tweet 2224
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8673 shares
    Share 3469 Tweet 2168
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7760 shares
    Share 3104 Tweet 1940
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD