KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – KASUS Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) , Jambi sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, disaat Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diberlakukan justru lonjakan kasus baru naik. Ditambah lagi, tiap hari pasien meninggal dunia akibat virus dari Wuhan di Kabupaten Tanjabbar terus bertambah.
Berdasarkan data yang dihimpun radardesa.co, PPKM yang diberlakukan Pemkab Tanjabbar sejak 28 Juni 2021 malah kasus Covid-19 di wilayah ini meningkat. Tercatat pada Aguatus 2021 saja sudah ada sekitar 45 kasus terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan kematian tercatat 37 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 dan 16 orang meninggal akibat suspek Covid-19.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tanjabbar Ir.H.Taharuddin mengatakan, di hari Rabu (04/08/2021), ada 42 orang warga di Kabupaten Tanjabbar yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
“Kalau total keseluruhan kita di Tanjabbar untuk saat ini yang terkonfirmasi covid-19 sebanyak 1554 orang dan 37 orang meninggal dunia,” papar dia.
Selain itu, kata dia kasus Covid-19 terkonfirmasi di Tanjabbar di bulan Agustus ini sudah ada sebanyak 45 kasus dan 129 orang yang menjalani perawatan.
Untuk itu, Kadis Kominfo Tanjabbar ini meminta semua elemen warga Tanjabbar untuk menyayangi keluarganya dengan menaati protokol kesehatan dengan menjalankan 5M seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.
“Oleh karena itu sayangilah keluargamu, cintai orang di sekitar kita dengan tidak membawa pulang virus itu ke rumah. Jangan egois karena yang muda jarang bergejala, tapi pada lanjut usia apalagi dengan komorbid maka itu akan sangat fatal akibatnya. Jauhi virusnya bukan orangnya,” pesan dia.
Dia pun menuturkan masih banyak orang yang melanggar protokol kesehatan. Padahal sudah ada kebijakan dibuat pemerintah guna memerangi Covid-19 untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. (Dul).










