Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita Berita Daerah

RSUD KH.Daud Arif Terlilit Utang Puluhan Milyar Rupiah

3 November 2021
in Berita Daerah, Tanjab Barat
0
RSUD KH.Daud Arif Terlilit Utang Puluhan Milyar Rupiah
336
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH.Daud Arif Kualatungkal hingga kini masih terlilit utang untuk pembelian obat. Tak tanggung-tanggung utang untuk pengadaan obat- obatan tersebut mencapai Rp.20 milyar, belum lagi hutang terhadap BPJS Kesehatan.

Padahal sejak berubahnya status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kualatungkal pada tahun 2016 silam menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan mendapat impus dana dari Pemkab Tanjabbar sebesar Rp.17 milyar hingga saat ini belum mendapatkan PAD untuk Pemkab Tanjabbar.

Terlilitnya utang RSUD KH.Daud Arif Kualatungkal ini dibenarkan Dewan Pengawas, Alam Sukisman saat di hubungi Via WastApp-nya.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi ini membenarkan saat ini RSUD KH.Daud Arif Kualatungkal memiliki utang Rp.20 milyar.

BacaLainnya

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

Kualitas Udara Tanjabbar Sangat Tidak Sehat, Sekolah Mulai Daring

“Fantastis sekali hutang BLUD terhadap pihak ketiga mencapai Rp 20 Miliar, hutang itu di dominasi hutang obat obatan”,ujarnya Rabu, (3/11/21)

Selain itu, Alam Sukisman juga menyampaikan bahwa dirinya menemukan obat-obatan yang sudah kedaluarsa senilai Rp. 800 juta yang harus di musnahkan.

Menurutnya, jika pemerintah daerah ingin membenahi pelayanan rumah sakit maka harus benar-benar konsisten jangan setengah-setengah. Sehingga, keluhan masyarakat bisa terjawab.

“Jika ingin bersih-bersih ya mesti konsisten, kita ingin mencari kebaikan agar pelayanan rumah sakit itu baik, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat”. Cetusnya

Lebih lanjut, Alam pun merekomendasikan untuk di lakukan audit oleh BPKP agar permasalahan terang benderang.

“Dari kita dewas itu merekomendasikan audit dilakukan oleh BPKP, namun Pemkab lebih memilih audit dilakukan oleh Inspektorat, jika ada pihak pihak yang tidak senang dengan kerja dewas dan saya siap jika Bupati ingin memberhentikan dari posisi dewas BLUD,”jelasnya

Alam mengaku selaku denwas pihaknya hanya menyarankan untuk perbaikan layanan RSUD KH.Daud Arif Kualatungkal, termasuk pimpinan RSUD kedepan, sehingga perlu audit apa yang menjadi kendala sehingga menjadi berhutang obat-obatan sebesar Rp.20 milyar.

” Kami ini bisa apa lagi, saran dewas yang ingin menemukan sumber terlilit nya hutang BLUD nampak nya tidak didukung oleh pemkab, yang lebih memilih audit yang hanya bersipat pembinaan. Demi kebaikan rumah sakit, saya sebagai dewas siap pasang badan. Kami dewas tidak mau disebut makan gaji buta,” pungkasnya.

Dari informasi yang radardesa.co himpun dilapangan selain hutang kepada distributor obat-obatan ada juga hutang kepada BJPS Kesehatan yang nilainya tak kalah Fantastis hingga puluhan milyar. (*)

Tags: Tanjab Barat

Related Posts

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan
Berita Daerah

ISPU Kuala Tungkal Tembus 463, Kategori Sangat Berbahaya !! SMSI dan Dinkes Bagikan Masker di Pelabuhan

12 Oktober 2026
31
Berita Daerah

15 September 2026
31
Kualitas Udara Tanjabbar Sangat Tidak Sehat, Sekolah Mulai Daring
Berita Daerah

Kualitas Udara Tanjabbar Sangat Tidak Sehat, Sekolah Mulai Daring

15 September 2026
67
Safari Jumat di Dusun Mudo, Anwar Sadat Bawa Bantuan dan Janji Perhatian untuk Infrastruktur
Berita Daerah

Safari Jumat di Dusun Mudo, Anwar Sadat Bawa Bantuan dan Janji Perhatian untuk Infrastruktur

11 September 2026
34
Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kamtibmas
Berita Daerah

Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kamtibmas

11 September 2026
32
Kapolres Baru Tanjab Barat Tiba, Wabup Katamso Tekankan Penguatan Sinergi
Berita Daerah

Kapolres Baru Tanjab Barat Tiba, Wabup Katamso Tekankan Penguatan Sinergi

11 September 2026
39
Next Post
Tinjau Lokkasi Kebakaran Sungai Dualap, Wabub Serahkan Bantuan

Tinjau Lokkasi Kebakaran Sungai Dualap, Wabub Serahkan Bantuan

CCTV Rumah Dinas Bupati Bungo Rusak,  8 Orang Penjaga Pos Dimintai Keterangan

CCTV Rumah Dinas Bupati Bungo Rusak, 8 Orang Penjaga Pos Dimintai Keterangan

Tinjau Kondisi Mess Tanjab Yogyakarta, Bupati Harap Gedung Bisa Dimanfaatkan Dengan Maksimal

Tinjau Kondisi Mess Tanjab Yogyakarta, Bupati Harap Gedung Bisa Dimanfaatkan Dengan Maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14470 shares
    Share 5788 Tweet 3618
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11972 shares
    Share 4789 Tweet 2993
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    9051 shares
    Share 3620 Tweet 2263
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8957 shares
    Share 3583 Tweet 2239
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7872 shares
    Share 3149 Tweet 1968
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD