Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita Berita Daerah

RSUD KH.Daud Arif Terlilit Utang Puluhan Milyar Rupiah

3 November 2021
in Berita Daerah, Tanjab Barat
0
RSUD KH.Daud Arif Terlilit Utang Puluhan Milyar Rupiah
332
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH.Daud Arif Kualatungkal hingga kini masih terlilit utang untuk pembelian obat. Tak tanggung-tanggung utang untuk pengadaan obat- obatan tersebut mencapai Rp.20 milyar, belum lagi hutang terhadap BPJS Kesehatan.

Padahal sejak berubahnya status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kualatungkal pada tahun 2016 silam menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan mendapat impus dana dari Pemkab Tanjabbar sebesar Rp.17 milyar hingga saat ini belum mendapatkan PAD untuk Pemkab Tanjabbar.

Terlilitnya utang RSUD KH.Daud Arif Kualatungkal ini dibenarkan Dewan Pengawas, Alam Sukisman saat di hubungi Via WastApp-nya.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi ini membenarkan saat ini RSUD KH.Daud Arif Kualatungkal memiliki utang Rp.20 milyar.

BacaLainnya

Hermansyah: Kejuaraan Provinsi Jadi Momentum Atlet Tanjab Barat Naik Kelas dan Asah Mental Juara

Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Polres Tanjab Barat Pertegas Komitmen Jaga Keamanan dan Pelayanan Publik

Kenaikan Pangkat 52 Anggota Polres Tanjab Barat Jadi Momentum Perkuat Polri Presisi

“Fantastis sekali hutang BLUD terhadap pihak ketiga mencapai Rp 20 Miliar, hutang itu di dominasi hutang obat obatan”,ujarnya Rabu, (3/11/21)

Selain itu, Alam Sukisman juga menyampaikan bahwa dirinya menemukan obat-obatan yang sudah kedaluarsa senilai Rp. 800 juta yang harus di musnahkan.

Menurutnya, jika pemerintah daerah ingin membenahi pelayanan rumah sakit maka harus benar-benar konsisten jangan setengah-setengah. Sehingga, keluhan masyarakat bisa terjawab.

“Jika ingin bersih-bersih ya mesti konsisten, kita ingin mencari kebaikan agar pelayanan rumah sakit itu baik, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat”. Cetusnya

Lebih lanjut, Alam pun merekomendasikan untuk di lakukan audit oleh BPKP agar permasalahan terang benderang.

“Dari kita dewas itu merekomendasikan audit dilakukan oleh BPKP, namun Pemkab lebih memilih audit dilakukan oleh Inspektorat, jika ada pihak pihak yang tidak senang dengan kerja dewas dan saya siap jika Bupati ingin memberhentikan dari posisi dewas BLUD,”jelasnya

Alam mengaku selaku denwas pihaknya hanya menyarankan untuk perbaikan layanan RSUD KH.Daud Arif Kualatungkal, termasuk pimpinan RSUD kedepan, sehingga perlu audit apa yang menjadi kendala sehingga menjadi berhutang obat-obatan sebesar Rp.20 milyar.

” Kami ini bisa apa lagi, saran dewas yang ingin menemukan sumber terlilit nya hutang BLUD nampak nya tidak didukung oleh pemkab, yang lebih memilih audit yang hanya bersipat pembinaan. Demi kebaikan rumah sakit, saya sebagai dewas siap pasang badan. Kami dewas tidak mau disebut makan gaji buta,” pungkasnya.

Dari informasi yang radardesa.co himpun dilapangan selain hutang kepada distributor obat-obatan ada juga hutang kepada BJPS Kesehatan yang nilainya tak kalah Fantastis hingga puluhan milyar. (*)

Tags: Tanjab Barat

Related Posts

Hermansyah: Kejuaraan Provinsi Jadi Momentum Atlet Tanjab Barat Naik Kelas dan Asah Mental Juara
Berita

Hermansyah: Kejuaraan Provinsi Jadi Momentum Atlet Tanjab Barat Naik Kelas dan Asah Mental Juara

1 Juli 2026
24
Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Polres Tanjab Barat Pertegas Komitmen Jaga Keamanan dan Pelayanan Publik
Berita

Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Polres Tanjab Barat Pertegas Komitmen Jaga Keamanan dan Pelayanan Publik

1 Juli 2026
16
Kenaikan Pangkat 52 Anggota Polres Tanjab Barat Jadi Momentum Perkuat Polri Presisi
Berita

Kenaikan Pangkat 52 Anggota Polres Tanjab Barat Jadi Momentum Perkuat Polri Presisi

30 Juni 2026
20
Syufrayogi Jemput Aspirasi Warga Dapil I, Tegaskan Suara Rakyat Jadi Prioritas DPRD
Berita

Syufrayogi Jemput Aspirasi Warga Dapil I, Tegaskan Suara Rakyat Jadi Prioritas DPRD

29 Juni 2026
10
Ketua DPRD Tanjab Barat Jemput Aspirasi Warga, Dukung Kemajuan Pendidikan Pesantren dan Pembangunan Desa
Berita

Ketua DPRD Tanjab Barat Jemput Aspirasi Warga, Dukung Kemajuan Pendidikan Pesantren dan Pembangunan Desa

28 Juni 2026
26
Sakit Hati Jadi Motif, Pemuda di Tanjab Barat Nekat Lakukan Penganiayaan Berat
Berita

Sakit Hati Jadi Motif, Pemuda di Tanjab Barat Nekat Lakukan Penganiayaan Berat

27 Juni 2026
502
Next Post
Tinjau Lokkasi Kebakaran Sungai Dualap, Wabub Serahkan Bantuan

Tinjau Lokkasi Kebakaran Sungai Dualap, Wabub Serahkan Bantuan

CCTV Rumah Dinas Bupati Bungo Rusak,  8 Orang Penjaga Pos Dimintai Keterangan

CCTV Rumah Dinas Bupati Bungo Rusak, 8 Orang Penjaga Pos Dimintai Keterangan

Tinjau Kondisi Mess Tanjab Yogyakarta, Bupati Harap Gedung Bisa Dimanfaatkan Dengan Maksimal

Tinjau Kondisi Mess Tanjab Yogyakarta, Bupati Harap Gedung Bisa Dimanfaatkan Dengan Maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14394 shares
    Share 5758 Tweet 3599
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11770 shares
    Share 4708 Tweet 2943
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8918 shares
    Share 3567 Tweet 2230
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8873 shares
    Share 3549 Tweet 2218
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7784 shares
    Share 3114 Tweet 1946
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD