KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Hingga saat ini, pencarian Zulfan (16) korban tenggelam di Water Front City Kualatungkal Selasa (14/01/20) masih belum membuahkan hasil.
Hingga saat ini berita dibuat pencarian jenazah masih dilakukan oleh warga setempat dan petugas.
Tim gabungan dari Polsek KSKP, Polair, Basarnas, TNI, Tagana, BPBD dan warga lainnya, masih melakukan pencarian Zulfan di seputaran WFC, lokasi awal hanyutnya korban. Pencarian dilakukan dengan menggunakan speedboat dan perahu karet.
Zulfan (17) warga Jalan Ki Hajar Dewantara Lorong Mustaqim RT 02, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat dikabarkan hanyut saat berenang bersama empat temannya di kawasan Anjungan Pengabuan Water Front City, Selasa (14/01/20) petang sekitar pukul 17.30 WIB. Diduga korban hanyut terseret arus dan ombak.
Bahkan, Bupati Tanjung Jabung Barat Dr Ir H Safrial MS ikut turun bersama tim gabungan terlibat langsung menelusuri Sungai Pengabuan. Bupati bersama tim ikut mencari keberadaan korban tenggelam, Zulfan (16) yang menghilang terseret arus Selasa lalu.
Dalam Speed Boat, Bupati tampak didampingi jajaran Forkompimda, Satuan gabungan dari Pol Airud, Polres Tanjabbar, TNI AL, tim SAR.
Selain rombongan Bupati, tim gabungan lainnya juga ikut menelusuri anak sungai, mencari keberadaan korban di sekitar Water Front City, LLASDP.
“Kita membantu melakukan pencarian korban tenggelam. Mudah-mudahan di hari ketiga ini korban bisa ditemukan,” kata Bupati Tanjabbar, Safrial.
Dia juga berpesan kepada pihak keluarga korban agar tabah menghadapi musibah ini.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, turut berbela sungkawa,” ucap Bupati.
Bupati berpesan kepada para orang tua, untuk berperan aktif mengawasi anak-anaknya, agar jangan berenang lagi di sekitar WFC.
Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS mengungkapkan atas kejadian ini, ia menghimbau kepada warga untuk tidak beraktivitas renang di seputaran WFC.
Hal ini disampaikan Bupati usai mengikuti pencarian korban bersama tim gabungan Kamis siang (16/1).
Sebelumnya, Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH Rabu Malam ( 15/01) turun ke lokasi pencarian.
Kapolres mengatakan, pencarian korban memang dihentikan sementara, namun tadi malam pihaknya sengaja turun ke sungai melakukan penyisiran untuk memanfaatkan momen air sungai surut.
“Kondisi air surut, diharapkan untuk memudahkan pencarian korban di tepi sungai.Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kualatungkal untuk sama-sama berdoa agar korban tenggelam ini bisa segera ditemukan,”ujarnya malam tadi.(dul)








