TANJAB BARAT, Radardesa.co – Sejumlah persoalan pembangunan dan kebutuhan masyarakat menjadi perhatian Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kuala Betara, Rabu (9/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati turun langsung melihat kondisi sejumlah fasilitas dan infrastruktur, mulai dari lembaga pendidikan, rencana pembangunan jembatan, tanggul perkebunan hingga akses penghubung masyarakat di wilayah perbatasan.
Kunjungan diawali dengan menyambangi Pondok Pesantren Riyadhul Jannah. Di hadapan pengelola dan para santri, Anwar Sadat menekankan pentingnya membangun lembaga pendidikan dengan niat yang tulus sekaligus mempersiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan yang dapat menunjang kemandirian.
Ia menyambut rencana dibukanya program Tahfiz Al-Qur’an di pondok tersebut. Menurutnya, pendidikan agama perlu berjalan beriringan dengan pembekalan keterampilan praktis.
“Sekolah tetap jalan, tapi juga harus punya keterampilan di lapangan. Bisa bertani, berkebun seperti melon, dan beternak ikan tambak. Biar anak-anak kita mandiri secara ekonomi,” ujar Anwar Sadat.
Dari pesantren, Bupati melanjutkan peninjauan ke SDN 047 Sungai Dualap. Kondisi bangunan sekolah yang sudah cukup tua menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam kunjungan tersebut.
Selain bangunan, fasilitas sanitasi dan MCK sekolah juga menjadi perhatian. Bupati meminta persoalan fasilitas dasar yang berkaitan langsung dengan kenyamanan siswa untuk mendapat penanganan.
“Infrastruktur sekolah menjadi perhatian Pemerintah Daerah, termasuk fasilitas MCK untuk anak-anak sekolah. Ini harus segera kita benahi agar anak-anak nyaman belajar,” katanya.
Anwar Sadat juga melihat langsung lokasi yang diusulkan untuk pembangunan jembatan di Desa Sungai Dualap. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar akses antarwilayah.
Persoalan infrastruktur turut menjadi perhatian ketika Bupati meninjau kondisi tanggul yang berkaitan dengan aktivitas perkebunan PT Pelda. Tanggul yang mengalami kerusakan dinilai berpotensi memberikan dampak terhadap lahan masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Bupati meminta pihak perusahaan segera mengambil langkah perbaikan.
“Jangan sampai pembangunan kebun perusahaan berdampak negatif pada kebun masyarakat. Untuk itu saya perintahkan PT Pelda agar segera memperbaiki tanggul yang jebol,” tegasnya.
Agenda berikutnya diisi dengan kunjungan ke Masjid Bayar Utang. Di lokasi tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas partisipasi pihak perusahaan dalam pembangunan tempat wudhu masjid yang ditujukan untuk menunjang kenyamanan jamaah.
Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke jembatan gantung atau jalan sementara yang menjadi salah satu akses masyarakat Kuala Betara menuju Pangkal Duri, kawasan yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Tanjab Barat melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat di wilayah kecamatan.
Anwar Sadat berharap komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan berbagai pihak dapat terus terjaga sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat dicarikan solusi secara bersama.
“Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan membawa manfaat untuk kemajuan Kuala Betara,” tutupnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan H. Dahlan, S.Pd., Kepala Dinas Perkebunan Ridwan, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Sekretaris Kecamatan Kuala Betara, Kepala Desa Sungai Dualap, Kepala Desa Sungai Dungun, serta Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Jannah.










