TANJAB BARAT, Radardesa.co – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menyiapkan dukungan untuk mempercepat realisasi pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga yang bersumber dari APBN. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah memastikan proses perizinan dan administrasi di tingkat daerah tidak menghambat pelaksanaan proyek.
Komitmen tersebut disampaikan Pemkab Tanjab Barat dalam rapat lanjutan percepatan perizinan jargas bersama Kantor Staf Presiden (KSP) RI yang digelar secara hybrid, Selasa (8/9/2026).
Rapat dari Ruang Rapat Bupati tersebut diikuti Sekretaris Daerah Tanjab Barat Hermansyah, S.STP., M.H., yang hadir mewakili Bupati Anwar Sadat. Turut mengikuti pertemuan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Sumber Daya Alam serta perwakilan program jargas rumah tangga.
Pertemuan yang dipimpin Plt. Deputi II KSP itu membahas perkembangan percepatan program jargas di sejumlah daerah penerima program prioritas nasional sektor energi.
Beberapa hal yang menjadi pembahasan meliputi proses Persetujuan Lingkungan melalui UKL-UPL, penyelesaian clearance kawasan hutan serta sinkronisasi regulasi yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan jaringan gas.
Bagi Tanjab Barat, percepatan administrasi tersebut menjadi bagian penting karena pembangunan jargas rumah tangga direncanakan menyasar masyarakat, khususnya di Kecamatan Tungkal Ilir.
Sekda Hermansyah menegaskan Pemkab Tanjab Barat siap melakukan percepatan di sisi pemerintahan daerah agar tahapan administrasi dapat berjalan sejalan dengan proses pembangunan di lapangan.
“Akselerasi administrasi dan perizinan sangat krusial agar pembangunan jalur pipa gas bumi untuk rumah tangga, khususnya di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, dapat berjalan sesuai target,” ujar Hermansyah.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pihak terkait sehingga setiap tahapan yang menjadi kewenangan daerah dapat ditindaklanjuti secara cepat.
Menurutnya, kehadiran jaringan gas rumah tangga diharapkan dapat memberikan pilihan energi yang lebih bersih, aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Pemkab Tanjab Barat juga menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan program nasional tersebut dapat diterjemahkan secara efektif di daerah. Karena itu, perangkat daerah terkait diminta siap mendukung proses sesuai kewenangan masing-masing.
Melalui percepatan perizinan dan penguatan koordinasi tersebut, Pemkab Tanjab Barat menyatakan komitmennya untuk mendukung kelancaran pembangunan jargas APBN hingga dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai target program.










