KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Proyek puluhan milyar pembangunan gedung Badan Anggaran ( Banggar) DPRD Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang santer jadi sorotan masyarakat dalam beberapa hari ini belakangan ini, akhirnya membuat sejumlah pimpinan dewan ikut bersuara.
Para pimpinan DPRD Tanjabbar tersebut mengaku nenyetujui jika proyek pantastis senilai Rp.10,1 milyar dibatalkan.Pembatalan ini dengan alasan untuk kepentingan penanganan Covid-19. Artinya, anggaran ini bisa dialihkan dalam penanganan antisipasi penyebaran Corona di Tanjabbar.
Ketua DPRD Tanjabbar Mulyani Siregar saat dikonfirmasi awak media, menhaku jika dirinya menyetujui pembatalan Proyek Bangunan Banggar DPRD Tanjabbar.
Bahkan pria yang digadang- gadang bakal maju pilkada Tanjabbar ini menyebutkan jika dalam waktu dekat akan memberikan surat usulan pembatalan pembangunan tersebut pada TAPD Tanjabbar.
“Saya sudah ketemu dengan sekwan dan sudah saya minta untuk dibuatkan surat ke TAPD Tanjabbar untuk penggeseran anggaran pembanguan gedung Banggar,” ujar Mulyani belum lama ini.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, Ahmad Jahfar juga mengaku tidak masalah terkait pembatalan proyek banggar tersebut.










