KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Beberapa desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sudah menyiapkan sejumlah anggaran untuk penanganan dampak dari wabah virus corona atau Covid-19. Satu di antaranya adalah Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjabbar.
Kepala Desa Delima, Suhono mengatakan pihaknya sudah menyediakan dana senilai Rp 193 juta lebih untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai bantuan upaya penanganan dampak Covid-19.
Terdata, ada kurang lebih 38 kepala keluarga yang bisa saja mendapatkan bantuan tersebut, di luar dari keluarga penerima manfaat dari Bantuan Pangan Nontunai (BNPT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
“Kami sudah melakukan pendataan dan musyawarah desa khusus terkait penetapan calon penerima BLT dari dana desa ini. Semua mencapai 38 KK, di luar BNPT dan PKH,” jelas Suhono didampingi Sekdes Solihin Ahmad kepada radardesa.co.
Sambung Sekdes Delima Solihin Ahmad,jika dalam pendataan warga pihaknya menggunakan 9 kriteria dari 14 kriteria yang ditentukan sesuai aturan permendes.
” Selain menggunakan dokumen dalam validasi data pihaknya menggunakan titik koordinat para penerima, untuk menghindari dugaan nepotisme, ” ungkapnya.
Lanjutnya, Dana yang dialokasikan untuk penanganan dampak Covid-19 tersebut, ucapnya, berasal dari anggaran fisik.
Apabila penggunaannya masih ada sisa, bisa kembali dialihkan.

[irp]
“Selain BLT, ada juga untuk penanganan Covid-19 yang sifatnya pencegahan. Termasuk keberadaan posko, tempat cuci tangan dan sejenisnya,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, BLT merupakan program yang digalakkan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid 19 yang dialokasikan selama 3 bulan sebesar Rp.600 per bulan.(dul)









