Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Opini

KOBOY KEHILANGAN KUDO

Musri Nauli*

18 Desember 2020
in Opini
0
PERJALANAN BETUAH (1)
96
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Bang, bapak mana ?”, kata driver Al Haris. Celengak-celenguk. Mondar-mandir kebingungan.

“Kau kan supir. Masa tanya ke aku ?,” sambut temanku kesal. Sembari tidak percaya. Masa driver bisa kehilangan “bosnya”.

“Nah itu dia. Kunci mobil juga tidak ada. Kemana bapak, ya ?”, kembali driver masih bingung.

“Ah. Ganggu tidur aku be”, sambut temanku kesal. Sembari menarik selimut.. terganggu tidur paginya.

BacaLainnya

Opini : Cerdas Memilih, Kunci Pemimpin Berintegritas dan Bebas Narkoba

Kemenangan Haris-Sani: Elektabilitas, Kampanye Akbar dan Dukungan Tokoh Politik di Pilgub Jambi

Hoax dan Pembodohan Terstruktur, Taktik Panik dan Manipulasi dalam Pertarungan Politik

Atau kisah lain.

“Bang, Nampak bapak ?”, tanyanya.

“Lha kau khan aspri. Masa tanya bos aku”, jawabnya kesal. Sembari terganggu tidur paginya.

Ketika dihubungi, malah telephone terdengar ruang tengah. Tanpa ada yang mengangkatnya.

Ya. Kadangkala Al Haris sebagai Bupati sering menyetir sendiri. Keluar rumah dinas.

Kadangkala sehabis sholat subuh, dia bergegas ke jalan raya. Memperhatikan tukang sapu membersihkan jalan.

Atau kadangkala nongkrong di warung kopi. Bercengkrama dengan masyarakat.

Tentu saja tidak membawa handphone. Dan tentu saja menimbulkan kehebohan dirumah dinas.

Bayangkan. Bagaimana panic, bingung para driver ataupun aspri yang melihat mobil yang menjadi tanggungjawbnya tidak ada ditempat.

Atau kemudian tergopoh-gopoh mencari informasi dan ternyata melihat Al Haris malah nongkrong di warung kopi.

Mendengar cerita dari temanku, akupun ngakak. Tidak tahan menahan tawa.

Disela-sela tertawa, maka aku melontarkan kata “pasti kayak koboy kehilangan kudo’. Sembari menahan tawa.

Secara sekilas arti kata “koboy kehilangan Kudo” adalah “cowboy kehilangan kuda”. Sebuah perumpamaan orang yang mempunyai kekuasaan namun kehilangan “tuahnya”. Atau kehilangan kekuatan.

Namun dalam kehidupan sehari-hari, makna kata “koboy kehilangan Kudo” orang yang kemudian kehilangan kekuatannya. Atau orang yang kehilangan andalan yang menjadi panduan dalam kehidupannya.

“koboy kehilangan Kudo” dapat diartikan “kebingungan terhadap keahliannya”. Bak dalam cerita silat, dapat juga diartikan “kehilangan jurus’.

Akibat dari “koboy kehilangan Kudo” adalah rasa bingung, panik, tidak tahu lagi mesti berbuat. Bahkan kadangkala nyaris seperti tidak mempunyai apa-apa. Atau praktis sama sekali tidak berdaya.

Dan bayangkan.

Seorang driver kehilangan mobil yang menjadi tanggungjawabnya. Atau para aspri kehilangan Bupati yang menjadi beban perlindungannya.

Hingga kini cerita unik disekitar Al Haris membuat orang sekitarnya memahami karakter Al Haris. Dan banyak cerita yang membuat suasana Al haris lebih banyak guyon daripada urusan birokrasi yang membuat orang sungkan bertemunya.

*)Direktur Media Publikasi dan Opini Tim Pemenangan Al Haris-Sani

Tags: Opini

Related Posts

Opini : Cerdas Memilih, Kunci Pemimpin Berintegritas dan Bebas Narkoba
Opini

Opini : Cerdas Memilih, Kunci Pemimpin Berintegritas dan Bebas Narkoba

23 November 2024
19
Kemenangan Haris-Sani: Elektabilitas, Kampanye Akbar dan Dukungan Tokoh Politik di Pilgub Jambi
Opini

Kemenangan Haris-Sani: Elektabilitas, Kampanye Akbar dan Dukungan Tokoh Politik di Pilgub Jambi

22 November 2024
19
Hoax dan Pembodohan Terstruktur, Taktik Panik dan Manipulasi dalam Pertarungan Politik
Opini

Hoax dan Pembodohan Terstruktur, Taktik Panik dan Manipulasi dalam Pertarungan Politik

21 November 2024
26
Al Haris dan Abdullah Sani Kolaborasi Strategis antara Birokrasi dan Dakwah
Opini

Al Haris dan Abdullah Sani Kolaborasi Strategis antara Birokrasi dan Dakwah

20 November 2024
30
Opini : Penolakan Cagub Narkoboy, Ironi Bagi Jambi yang Berjuang Melawan Narkoba di Tengah Komitmen Nasional
Opini

Opini : Penolakan Cagub Narkoboy, Ironi Bagi Jambi yang Berjuang Melawan Narkoba di Tengah Komitmen Nasional

19 November 2024
422
Opini : Komitmen Tanpa Henti, Jambi Bersih Narkoba di Bawah Kepemimpinan Al Haris
Opini

Opini : Komitmen Tanpa Henti, Jambi Bersih Narkoba di Bawah Kepemimpinan Al Haris

18 November 2024
619
Next Post
Tiba-tiba Live Terputus Saat Bakrie Ketua Tim Koalisi Haris-Sani Ajukan Bantahan di Pleno Provinsi

Tiba-tiba Live Terputus Saat Bakrie Ketua Tim Koalisi Haris-Sani Ajukan Bantahan di Pleno Provinsi

Pleno Kota Sungai Penuh Gagalkan Penggelembungan Suara CE-Ratu, Keunggulan Haris-Sani Melebar

Terlacak, Ini Identitas PPK Koto Baru yang Terlibat Penggelembungan Suara CE-Ratu Jambi

Minggu Tenang, Ratu Munawaroh Masih Kampanye di Perumahan Permata Hijau

Kasus Kampanye CE di Masa Tenang, Syaiful : Kalau Dihentikan, Berarti Besok-besok Boleh Kampanye di Masa Tenang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14350 shares
    Share 5740 Tweet 3588
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11687 shares
    Share 4675 Tweet 2922
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8896 shares
    Share 3558 Tweet 2224
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8671 shares
    Share 3468 Tweet 2168
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7760 shares
    Share 3104 Tweet 1940
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD