Pemkab Bantah Tanjabbar Masuk Zona Merah

  • Whatsapp
FOTO : Sekda Tanjung Jabung Barat Agus Sanusi

KUALATUNGKAL, RADARDESA.CO – Terkait rillis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu terkait Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan 54 daerah yang masuk zona merah se Indonesia dan satu-satunya di Provinsi Jambi. Berdasarkan berdasarkan pada hasil analisis mingguan Satgas Covid-19 per 27 September-4 Oktober 2020.

Hal tersebut dibantah  Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir.H.Agus Sanusi,MSi saat dikonfirmasi radardesa.co Minggu (11/10).

Sekda membantah jika saat ini Kabupaten Tanjabbar merupakan masuk dalam Zona merah. Karena Tanjabbar masih masuk kategori sedang penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi.

” Kita masih zona oranye, belum Zona merah. Zona oranye masih dalam kategori sedang penyebaran Covid-19,”ujarnya.

Dikatakannya, status zona oranye ini kata Sekda Tanjabbar ini diakui Pjs Gubernur Jambi saat telecomfren kesiapan pilkada dalam masa pandemi Covid-19.

” Pjs Gubernur Jambi juga dalam rapat tersebut jika Tanjabbar masih masuk zona oranye,”ungkapnya.

Sekda juga bersikukuh jika hingga saat ini tidak ada penetapan dari tim gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi yang menetapkan Tanjabbar masuk dalam zona merah.

” Dalam minggu ini masih zona oranye, dan belum ada penetapan kenaikan hingga menjadi zona merah,” kilahnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini di Kabupaten Tanjabbar sudah ada 111 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 81 masih dirawat, 28 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia.(dul).

Pos terkait