KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Tinggi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama menjelang dan Hari Raya Idul Fitri 1442 ini, membuat warga yang berada di RT .13 Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir menutup rumah atau menolak tamu yang ingin bersilaturrahmi selama hari raya Idul Fitri.
Hal ini dilakukan sebagai aksi dukungan terhadap pemerintah dalam menekan penyebaran dan penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya.
Penolakan menerima tamu selama lebaran Iedul Fitri 1442 hijriyah ini terlihat dalam spanduk yang dipasang dalam spanduk bertuliskan “Mohon maaf RT kami dak terima tamu lebaran, pake Virtual Bae”.
Ketua RT. 13 Kelurahan Patunas Ahmad Yani mengatakan pihaknya menuliskan seperti itu dengan dalih untuk menekan dan memutuskan penyebaran COVID-19 dan sebagai dukungan himbawan pemerintah.
“Kami sangat mendukung dengan himbawan pemerintah, untuk mencegah kerumunan pada suasana lebaran Idul Fitri ini,” jelas Ahmad Yani
Tidakan warga RT.13 itu pun sontak mendapatkan apresiasi dari Wadan Satgas Covid-19 Tanjab Barat, AKBP. Guntur Saputro, S.I.K, MH.
Menurut Kapolres, Ide warga RT.13 ini sangat baik dirinya berharap Ide tersebut bisa menular kepada warga lainnya yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga patunas, kita berharap sikap proaktif warga ini menular kepada warga kampung lainnya, sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19,”ujarnya.

Selain itu, Wadan Satgas Covid-19 ini pun menjelaskan bahwa untuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini bertahan di Zona Orange dan Ia pun menyampaikan adanya lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19.
“Benar ada lonjakan, terkabar dari lingkungan kerja sebuah Bank dan lokasi penambangan minyak juga gas. Informasinya masih kita rampungkan, selain itu pengawasan dan menggencarkan sosialisasi, secara periodik kita kembali melakukan penyemprotan ke beberapa kawasan yangterbilangrawan,”jelas Kapolres.(*).









