KUALA TUNGKAL,RADARDESA.CO — Tiga terduga teroris yang di tangkap Detasemen Khusus Anti Teror 88, Jumat (13/8/2021) di Peternakan madu di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi,Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) ternyata sudah di intai sejak 3 bulan yang lalu.
Sumber terpercaya media ini seperti dilansir dari metrojambi.com di Polres Tanjungjabung Barat mengatakan jika tim Densus 88 itu sudah sejak lama di Tanjabbar melakulan pengintaian. Sumber itu menyebutkan jika sejumlah tim Densus 88 juga pernah melakukan pengintaian hingga ke kawasan usaha madu yang ada di Distrik 5 yang berbatasan dengan tiga Kecamatan Tebing Tinggi, Batang Asam dan Senyerang.
“Tim Densus 88 memang tim sejak lama sudah berada disini (red, kawasan peternak madu) sekitar tiga bulan yang lalu,”katanya, Senin (16/8/2021) pagi.
Masih menurut sumber itu, operasi yang dilakukan ini merupakan operasi sangat rahasia. Sehingga gerakannya hampir tidak terlihat.
“Karena memang ini operasi senyap,”ujarnya
Tapi sayang sumber itu tidak ingin menyebutkan lebih jauh dan lebih rinci terkait aktivitas para terduga teroris itu. Menurutnya, jika ingin lebih rinci ke Densus 88 langsung.
“Kalau lebih rincinya silahkan ke densus, maaf kita cuman itu aja.”tandasnya
Untuk diketahui ketiga terduga teroris tersebut merupakan kelompok Jamaah Islamiyah (JI), Suwarno (38) alias Agung, alias Mario, alias Hafid, alias Dodi, warga Karang Anyar, Kelurahan Gunung Sulah Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung.
Kemudian, Dhukut Warso (38), alias Marsono, alias Yanuar, alias Justin, alias Fatwan, alias Fauzan, warga Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Magetan, Jawa Timur. Dan Moh Ibnu Rois (44), alias Ibnu, warga Kelurahan Sanggrahan Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Ketiga orang tersebut ditangkap dilokasi yang berbeda yakni Suwarno (38) dan Dhukut Warso (38), yang diamankan terlebih dahulu oleh Tim Densus 88 ke Jalan PT. WKS, Distrik Lima, kemudian sekira pukul 13.31 wib, Moh Ibnu Rois (44) juga diamankan didepan pondok peternakan madu, Pos pantau 530, diwilayah perbatasan antara Desa Kelagian, Desa Lumahan dan Desa Rawang Kempas, Kabupaten Tanjab Barat.(*)










