KUALATUNGKAL, RADARDESA.CO – Para Pedakwah Agama Islam (Dai) berperan penting dalam membentuk karakter ummat menjadi lebih baik . Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kiprah para Dai ditengah masyarakat sudah berjalan selama belasan tahun.
Hingga saat ini ratusan Dai yang tersebar dalam wilayah kabupaten Tanjabbar yang ditugaskan oleh Pemkab Tanjabbar guna menyampaikan syiar Islam. Namun untuk menjadi Dai Pemkab Tanjabbar harus mengikuti tes, yang tes Dai itu sendiri dilakukan setiap tahun.
Saat ini ada 130 dai pembina desa yang ada di Kabupaten Tanjabbar yang ikut mendaftar dan meningkatkan seleksi yang dilaksanakan selama 2 hari ini.
Bupati Tanjabbar Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag, saat membuka secara langsung seleksi Calon Da’i Pembina Desa/Kelurahan Kabupaten Tanjabbar mengatakan, Da’i merupakan ujung tombak untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat.
“Untuk itu diharapkan Da’i mampu memberikan pemahaman dalam menyampaikan dakwah nya, dengan satu tujuan agar dakwahnya dapat diterima dan dipahami dikalangan masyarakat,” ujar Bupati saat membuka acara yang dilaksanakan di di Masjid Syekh Usman Kualatungkal, Senin (13/12/21).
Lebih lanjut, Bupati juga sampaikan apresiasi kepada panitia dan tim seleksi yang telah melaksanakan seleksi calon da’i untuk kesiapan penetapan da’i pembina Desa/Kelurahan Tahun 2022. Bupati juga berharap, Da’i yang terpilih nantinya mampu menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan program-program Pemerintah kepada masyarakat.
“ Kami sangat menginginkan para Da’i memiliki pemahaman yang sama dengan pemerintah terutama dalam segi pembangunan, menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat, sehingga dapat bersinergi dengan Pemerintah dalam mewujudkan Tanjung Jabung Barat Berkualitas, Ekonomi Maju, Religius, Kompetitif, Aman dan Harmonis,” tambah Bupati.
Selain itu, Dai desa agar menjadi contoh bagi masyarakat untuk sebagai pilar umat beragama di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini.
“Kita juga mendapat penghargaan dari kementerian agama dalam bidang kerukunan umat beragama yang baik, tidak pernah ada konflik antara agama satu dengan yang lain, ini membuktikan toleransi kita sangat tinggi kepada sesama pemeluk agama lain, mudah-mudahan kehadiran Da’I Desa/ Kelurahan ini memberikan makna artikulasi dalam penyambung atau penyampai program-program pembangunan Kabupaten Tanjab Barat,” tutupnya.(*).
Untuk Nama-nama Dai Pembina Desa Perdesa silahkan klik link dibawah ini.











