RADARDESA.CO, KUALA TUNGKAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), kembali menggelar Rapat Paripurna Kedua dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Senin (06/04/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang utama DPRD tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, Muh Sjafril Simamora, didampingi Wakil Ketua II, Hasan Basyri Harahap. Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forkopimda.
Paripurna ini merupakan kelanjutan dari agenda sebelumnya, yakni penyampaian Nota Pengantar LKPJ oleh pemerintah daerah pada 31 Maret lalu. Dalam sambutannya, Sjafril menegaskan bahwa pemandangan umum fraksi menjadi bagian penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan.
“Hari ini kita mendengarkan pemikiran, catatan, dan evaluasi dari seluruh fraksi. Ini merupakan bentuk tanggung jawab konstitusional DPRD dalam memastikan pelaksanaan program dan penggunaan anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Satu per satu juru bicara dari tujuh fraksi menyampaikan pandangan mereka. Secara umum, seluruh fraksi memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sepanjang tahun 2025, namun tetap menyertakan sejumlah catatan kritis, khususnya terkait pemerataan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dari Fraksi NasDem, Melda Arisandi menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan daerah guna mendorong pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Sementara itu, Fraksi Keadilan Pembangunan melalui Endri Avian menekankan perlunya keadilan pembangunan antarwilayah. Ia meminta agar proyek infrastruktur tidak terpusat di satu kawasan saja, melainkan merata hingga ke seluruh kecamatan.
Fraksi PKB yang disampaikan oleh Hery Saputra memberikan apresiasi atas capaian kinerja pemerintah daerah. Hal senada juga disampaikan Fraksi Golkar melalui Nurcholis, meski tetap mendorong peningkatan standar keberhasilan pembangunan ke depan.
Fraksi PAN melalui Augustinus Siahaan menyatakan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pembangunan agar tetap sesuai rencana. Sementara Fraksi Gerindra yang diwakili Sutejo menyampaikan apresiasi atas dedikasi kepala daerah selama tahun anggaran 2025.
Adapun Fraksi PDI-Perjuangan melalui Satria Tubagus Ryan Hermawan secara resmi menyatakan persetujuan agar LKPJ Bupati 2025 dibahas lebih lanjut ke tahap panitia khusus (Pansus).
Rapat paripurna ini turut dihadiri unsur Forkopimda, mulai dari Kodim 0419/Tanjab, Polres Tanjab Barat, Kejaksaan Negeri, hingga Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, yang menunjukkan kuatnya sinergi antar lembaga dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah.
Pimpinan rapat menutup sidang dengan mengetuk palu tiga kali, menandai berakhirnya penyampaian pandangan umum fraksi. Seluruh catatan, kritik, dan masukan yang disampaikan akan menjadi bahan penting dalam agenda jawaban Bupati pada sidang berikutnya.
“Seluruh pandangan fraksi hari ini akan menjadi bahan evaluasi strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan Tanjung Jabung Barat ke depan,” pungkas Sjafril. (Dul/*)








